
Penulis: Adany Ashshiddieqi, B.A., M.S.I. (Dosen STIQ Baitul Qur’an Depok)
اَلْحَمْدُ للهِ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِك. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِك. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُه. خَيْرَ نَبِيٍّ أَرْسَلَه. أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَمِ كُلِّهِ بَشِيرْاً وَنَذِيْراً. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَاماً دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن
أما بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: يٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ، وقال أيضا : وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗۗ
Jamaah kaum Muslimin rahimakumullah,
Menjadi sebuah keniscayaan bagi kita untuk selalu bersyukur kepada Allah dengan menjaga ketakwaan kita kepada-Nya, yakni dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala apa yang larangan-Nya. Pentingnya hal ini, maka berwasiat takwa menjadi salah satu rukun dan kewajiban yang harus disampaikan oleh khatib dalam setiap khutbahnya.
Jika tidak berwasiat takwa maka tidak sah lah khutbah Jumat yang disampaikannya.
Pada kesempatan siang ini marilah sama-sama sejenak kita merenung realitas sosial di sekeliling kita, di antara penyakit sosial yang semakin menggerogoti masyarakat hari ini adalah judi, khususnya judi online. Penyakit ini tidak hanya menggerogoti harta, tetapi juga iman, akhlak, keluarga, bahkan nyawa.
Allah ﷻ telah menegaskan keharamannya dalam Al-Qur’an:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.” (QS. Al-Maidah: 90)
Perhatikan ayat di atas, Allah tidak hanya melarang, tetapi memerintahkan menjauhi. Karena judi adalah pintu kehancuran.
Ayat berikutnya menegaskan dampaknya:
“Sesungguhnya setan ingin menimbulkan permusuhan dan kebencian melalui khamr dan judi serta menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat.” (QS. Al-Maidah: 91)
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Berdasarkan ayat di atas kita simpulkan bahwa judi bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi masalah iman, ibadah, dan persaudaraan. Sehingga judi membawa kerusakan personal dan sosial.
Ma’asyiral Muslimin wa Zumratul Muttaqin rahimakumullah,
Jadi kita sepakati bersama bahwa judi merusak pribadi, menumbuhkan sifat malas, memicu hutang, mematikan etos kerja, menumbuhkan mental instan, menghancurkan tawakkal.
Judi juga merusak tatanan masyarakat: memicu kriminalitas, menghancurkan keluarga, meningkatkan perceraian, menimbulkan kekerasan, membuka pintu pencucian uang.
Harta judi adalah harta haram yang menghitamkan hati.
Nabi ﷺ pernah berpesan kepada Ka’b bin ‘Ujroh:
يا كعبُ بنَ عُجْرةَ إنَّه لا يدخُلُ الجنَّةَ لحمٌ ودمٌ نبَتا على سُحتٍ النَّارُ أَوْلى به
“Wahai Ka’b bin ‘Ujroh, sungguh tidak masuk surga daging dan darah yang tumbuh dari sesuatu yang haram, maka neraka lebih utama baginya.” (HR. Ibnu Hibban)
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Menjadi keprihatinan kita bersama bahwa fakta hari ini: Judi masih merajalela. Meskipun telah dilarang agama dan negara, judi tetap marak. Kini ia hadir dalam bentuk game, taruhan olahraga, slot, bahkan terselip dalam aplikasi biasa.
Data resmi menunjukkan betapa masifnya fenomena ini:PPATK mencatat perputaran dana judi online tahun 2025 mencapai Rp286,84 triliun dalam 422,1 juta transaksi. Sekitar 12,3 juta masyarakat masih melakukan deposit judi online.
Pada 2024 bahkan mencapai Rp359 triliun, menunjukkan skala kerusakan yang sangat besar.
Judi online menyasar kelompok rentan: remaja, pelajar, ibu rumah tangga, hingga pekerja formal.
Bayangkan, ratusan triliun rupiah — uang yang seharusnya menghidupi keluarga — habis dalam permainan setan. Judi memicu kriminalitas dan tragedi.
Ma’asyiral Muslimin, jama’ah yang dimuliakan Allah,
Berita demi berita menunjukkan tragedi akibat judi online: pembunuhan karena hutang judi, bunuh diri akibat kecanduan, pencurian demi deposit, kekerasan dalam rumah tangga, perceraian.
Judi bukan sekadar permainan — ia gerbang tragedi.
Maha Benar Allah ketika menyebutnya sebagai pekerjaan setan.
Maka melihat hal ini perlu kami sampaikan kepada jama’ah bahwa di antara solusi utama yang harus kita upayakan bersama, terkhusus di bulan suci Ramadhan ini adalah perkuat tawakkal kepada Allah Ta’ala.
Mengapa orang berjudi? Karena ingin kaya cepat. Karena tidak sabar. Karena lemahnya tawakkal.
Padahal Allah berfirman:
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
“Barang siapa bertawakkal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya.” (QS. At-Thalaq: 3)
Tawakkal adalah benteng iman.
Imam As-Sa’di berkata:
يدفع الله عن المؤمنين المتوكلين عليه شر الشيطان ولا يبقى له عليهم سبيل
“Allah melindungi orang beriman yang bertawakkal kepada-Nya dari kejahatan setan, sehingga setan tidak memiliki kuasa atas mereka.”
Artinya: tawakkal menutup pintu godaan judi.
Tawakkal lahir dari husnudzon atau prasangka baik kita kepada Allah Ta’ala.
Ibnul Qayyim berkata:
على قدر حسن ظنك به ورجائك له، يكون توكلك عليه
“Sejauh husnudzon dan harapanmu kepada Allah, sejauh itu pula tawakkalmu kepada-Nya.”
Orang yang yakin bahwa Allah Maha Pemberi rezeki tidak akan mencari jalan haram. Semua ketetapan Allah adalah baik.
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Masalah ekonomi, kesulitan hidup, hutang, semua adalah ujian. Dan semua ketetapan Allah pasti baik.
Nabi ﷺ bersabda:
“Sungguh menakjubkan perkara orang beriman… seluruh urusannya baik baginya.” (HR. Muslim)
Jika kita ridha, sabar, dan bertawakkal kita akan selamat dari penyakit sosial.
Maka mumpung masih di awal Ramadhan, ini adalah momentum yang sangat tepat untuk kita berkomitmen jauhi judi, taubat dari judi, perangi judi apapun bentuknya, perkuat tawakkal, dan bangun husnudzon kepada Allah.
Ingatlah: rezeki halal mungkin lambat dan butuh kesabaran, tetapi penuh berkah.
Rezeki haram mungkin cepat, tetapi penuh petaka.
Demikian khutbah Jum’at kali ini. Semoga amal ibadah senantiasa diterima oleh Allah Ta’ala. Aamiin allaahumaa aamiin.
بارك اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

اَلْحَمْدُ لِلهِ حَمْدًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، اِلَهٌ لَمْ يَزَلْ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيْلًا. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَحَبِيْبُهُ وَخَلِيْلُهُ، أَكْرَمُ الْأَوَّلِيْنَ وَالْأَخِرِيْنَ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ كَانَ لَهُمْ مِنَ التَّابِعِيْنَ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِيْنَ أَمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ. وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَالصَّوْمِ وَجَمِيْعِ الْمَأْمُوْرَاتِ وَالْوَاجِبَاتِ
وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ بِنَفْسِهِ. وَثَنَى بِمَلَائِكَةِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ. إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِيْ العَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اللهم اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وِالْأَمْوَاتِ. اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَةً، اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ، اللَّهم إني أسألك أن تمنّ علينا وعلى والدينا وأوْلادنا وآل بيتنا ومشايخنا وأقاربنا وأصدقائنا، وعلى جميع المؤمنين والمؤمنات بعفوك وغفرانك، ورحمتك ورضوانك. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
عِبَادَ اللهِ، اِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرُكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]
JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]
Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]
SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]
Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]
*Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]
*Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]
Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]
اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]
Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]
Belum ada komentar untuk Judi, Penyakit Sosial yang Menghancurkan