KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Khutbah Jum'at » Rumah Nyaman, Lingkungan Aman

    Rumah Nyaman, Lingkungan Aman

    BY 16 Jan 2026 Dilihat: 219 kali

    الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ الْبَيْتَ مَسْكَنًا، وَجَعَلَ التَّقْوَى حِصْنًا مَنِيْعًا؛ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ المجتبى؛ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمن سار على نهجه ومن اقتفى؛ أَمَّا بَعْدُ، فيا عباد الله تعالى! اتقوا الله عز وجلّ كما قال: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً* يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً؛

    Jamaah kaum Muslimin rahimakumullah,

    Setiap kita yang hadir di sini pasti mendambakan satu hal dalam hidup: rasa aman. Aman di dompet kita, aman di rumah kita, dan aman bagi anak cucu kita saat mereka melangkah keluar pintu rumah. Namun, mari kita jujur pada realita. Hari ini, kita hidup di tengah kepungan ujian yang tidak ringan. Di satu sisi, beban ekonomi terasa semakin menghimpit, harga-harga kebutuhan naik melejit, mencari nafkah terasa kian sulit. Di sisi lain, ancaman moral dan keamanan fisik mengintai dari balik layar HP hingga di gang-gang gelap pemukiman kita, di jalan-jalan lingkungan kita.

    Maka, khutbah hari ini ingin mengajak kita semua untuk membangun kembali “Benteng Kehidupan”. Benteng itu dimulai dari rumah kita, kamar tidur anak-anak kita, hingga ke pos ronda lingkungan kita.

    Ma’asyiral Muslimin hafidzakumullah,

    Yang pertama, benteng ekonomi dan keberkahan. Banyak orang mengira bahwa kunci kebahagiaan adalah “nominal angka mata uang”. Selama angka di rekening besar, dompet tebal dengan kertas uang berwarna merah, maka dianggap pasti hidup tenang, bagaimanapun cara mendapatkannya, tidak peduli halal dan haram. Padahal, Allah ﷻ mengingatkan kita dalam surah Al-Baqarah ayat 168:

    يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

    “Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.”

    Allah ﷻ menyandingkan perintah makan yang halal dengan larangan mengikuti langkah setan. Mengapa? Karena setan masuk melalui celah keputusasaan ekonomi. Saat kita merasa terjepit, setan membisikkan: “Sudahlah, yang penting dapat duitnya. Judi online sedikit tidak apa-apa, menipu sedikit tak masalah, pinjol meski riba dan menjerat yang penting cair dulu.” Ketahuilah ma’asyiral muslimin razaqakumullah, harta yang tidak halal adalah racun bagi ketenangan keluarga. Ia akan menjadi api dalam obrolan suami-istri, dan menjadi pemberontakan dalam darah anak-anak kita.

    Maka yang perlu kita cari sejatinya adalah barokah, bukan sekadar angka. Barokah itu artinya Ziyadatul Khair, bertambahnya kebaikan. Sedikit tapi cukup dan tenang, lebih mulia dari pada banyak tapi membuat kita dikejar-kejar kegelisahan, rasa bersalah, dan yang paling mengerikan adalah diancam kemurkaan Allah.

    Maka, di tengah kesulitan ini, mari kita perkuat jalur langit. Bumi boleh sesak, ekonomi bisa saja menjepit, tapi pintu langit terbuka luas, rahmat Allah senantiasa terhampar lapang bagi orang-orang yang mau bermunajat, memohon pertolongan dan kekayaan Allah ﷻ.

    Allah ﷻ berfirman:

    وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰ أَن يَبْعَثَكَ رَ‌بُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

    “Dan pada sebahagian malam hari shalat tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yg terpuji.” (Q.S. Al-Isra’ ayat 79)

    Rasulullah ﷺ mengajarkan kita dalam sebuah hadis:

    إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

    “Sesungguhnya di waktu malam terdapat suatu saat, tidaklah seorang muslim mendapati saat itu, lalu ia memohon kebaikan kepada Allah ‘azza wajalla baik kebaikan dunia maupun akhirat, kecuali Allah memperkenankannya. Demikian itu terjadi pada setiap malam.” (H.R. Bukhari, no. 1259)

    Nabi ﷺ juga bersabda:

     يَنْزِلُ رَبُّنا تَبارَكَ وتَعالَى كُلَّ لَيْلةٍ إلى السَّماءِ الدُّنْيا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ، يقولُ: مَن يَدْعُونِي، فأسْتَجِيبَ له مَن يَسْأَلُنِي فأُعْطِيَهُ مَن يَستَغْفِرُني فأغْفِرَ له

    “Rabb kita Allah Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni. (HR. al Bukhari, no. 1145, Muslim, no. 758)

    Allah yang Maha Memiliki segalanya justru “mendatangi” kita di sepertiga malam. Ini adalah undangan eksklusif. Kalau kita bisa antre berjam-jam demi bansos (bantuan sosial) atau bantuan bagi-bagi uang dan sembako oleh pejabat, mengapa kita tidak bangun 30 menit sebelum Subuh untuk meminta langsung pada Pemilik Alam Semesta?

    Maka, mari hiasi rumah kita dengan sholat malam (tahajud). Itulah “investasi” yang tidak akan pernah mengalami inflasi (penurunan nilai).

    Jamaah Kaum Muslimin rahimakumullah,

    Kedua, benteng keluarga. Jika ekonomi sudah kita jaga dengan yang halal, maka benteng selanjutnya adalah perlindungan terhadap generasi. Kita tidak bisa menutup mata bahwa pergaulan di luar sana sedang tidak baik-baik saja. Narkoba, tawuran, hingga kejahatan jalanan seperti gangster, geng motor, begal, dan yang semacamnya menjadi ancaman nyata bagi anak-anak dan keluarga kita.

    Allah ﷻ berfirman dalam surah At-Tahrim ayat 6:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

    “Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…”

    Ayat ini adalah mandat bagi setiap kepala keluarga. Menjaga keluarga dari api neraka bukan hanya nanti di akhirat, tapi menjaga mereka dari “neraka dunia”. Jangan biarkan anak-anak kita mencari “kehangatan” di tongkrongan yang salah hanya karena rumah kita terasa seperti “kuburan” yang dingin dan penuh cacian.

    Jadikan rumah kita Baiti Jannati (Rumahku Surgaku). Mari kita menjadi orang tua teladan dan pendengar yang baik bagi anak-anak kita. Mari kita menjadi “detektif” yang penuh kasih sayang; tahu dengan siapa mereka bicara, tahu apa yang mereka tonton di HP mereka. Berikan mereka nasehat dan arahan yang baik dan positif. Begitu juga seorang anak harus mau menerima nasehat baik orang tuanya dan mengikutinya.

    Ma’asyiral Muslimin arsayadakumullah,

    Ketiga, benteng lingkungan dan sinergi. Terakhir, benteng kita tidak akan kokoh jika kita hidup secara egois. Kita tidak bisa aman sendirian jika tetangga kita dalam bahaya. Islam mengajarkan keberanian kolektif dan kesadaran bersama. Nabi ﷺ bersabda:

    مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ

    “Barangsiapa melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya…”

    Tangan di sini bukan berarti main hakim sendiri, tetapi bisa diartikan kekuasaan dan kepedulian. Kita sebagai warga harus kompak. Jika ada kejahatan, jangan diam karena takut. Kita harus bersuara, kita harus saling menjaga.

    Dan secara khusus, kita mendorong para aparat penegak hukum untuk berdiri di garda terdepan. Kita sadar bahwa negara memiliki perangkat yang lengkap. Kita mendorong fungsi intelijen untuk melakukan pencegahan dini agar tidak ada darah yang tumpah di jalanan. Kita dukung patroli yang intensif agar pelaku kriminal merasa tidak ada ruang untuk bergerak. Dan kita harapkan ketegasan penindakan agar hukum tegak tanpa pandang bulu dan bisa memberikan efek jera dan takut bagi para pelaku kejahatan.

    Sinergi antara doa warga, kesadaran masyarakat, dan profesionalitas aparat adalah kombinasi strategis dan menjadi segitiga emas yang akan mewujudkan kedamaian, keamanan, dan ketenangan masyarakat. Kalau warganya solid, aparat bergerak cepat, maka para pelaku kriminal akan berpikir ulang dalam melakukan aksi kejahatan. Mari kita jadikan lingkungan dan wilayah kita sebagai tempat di mana seorang ibu tidak merasa khawatir saat anaknya berangkat ke sekolah, dan seorang suami tenang meninggalkan keluarganya untuk mencari nafkah.

    Semoga Allah ﷻ senantiasa menjaga rumah tangga kita, memberkahi rezeki kita, mempermudah urusan duniawi dan ukhrawi kita, dan melindungi negeri kita dari segala marabahaya.

    بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

    الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

    Jamaah yang dirahmati Allah,

    Marilah kita tutup dengan keyakinan, bahwa seberat apapun tantangan zaman dan dinamika keadaan, jika kita kembali kepada Allah Ta’ala, menjaga integritas, amanah, dan jujur dalam mencari nafkah, serta saling bahu-membahu menjaga keamanan lingkungan, maka pertolongan Allah sangatlah dekat.

    اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلْدَتَنَا هَذِهِ بَلْدَةً آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً. اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَرْزَاقِنَا، وَقِنَا شَرَّ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Baca Juga:

    Saatnya Bersatu Melawan Maraknya Aksi Kejahatan

    Pembunuhan Marak Terjadi, Hukuman Qishash adalah Solusi
    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Rumah Nyaman, Lingkungan Aman

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023