KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Khutbah Jum'at » Bulan Sya’ban yang Sering Terlupakan

    Bulan Sya’ban yang Sering Terlupakan

    BY 04 Feb 2026 Dilihat: 140 kali

    إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ؛ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ؛  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون؛ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَ بِهٖ وَالْاَرْحَامَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا؛ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا؛ أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الهُدَىٰ هُدَىٰ مُحَمَّدٍ صَلَّىٰ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ إِلَى آخِرِ الْحَدِيْثِ

    Jama’ah shalat jum’at yang dirahmati Allah Ta’ala,

    Setelah kita memasuki bulan bercocok tanam yaitu bulan Rajab, tiba saatnya kita memasuki bulan menyirami tanaman, yaitu bulan Sya’ban. Inilah pintu terakhir sebelum kita memasuki bulan Ramadhan.

    Seorang sahabat Nabi ﷺ, bernama Usamah bin Zayd pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ kenapa di bulan Sya’ban beliau amat sering melaksanakan puasa. Maka Rasulullah ﷺ menjawab:

    ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

    “(Sya’ban) Itu adalah bulan yang orang-orang banyak melupakan (keutamannya). Bulan Sya’ban adalah bulan diangkat amal ibadah ke sisi Allah. Maka, aku suka jika amalku diangkat (ke sisi Allah) amalku diangkat dan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. al-Nasa’i dan Ahmad).

    Dari hadits ini kita dapat Pelajaran bahwa bulan Sya’ban adalah bulan yang seringkali dilupakan oleh umat Islam, padahal bulan Sya’ban merupakan bulan yang akan mengantarkan kita kepada bulan Ramadan dengan berbagai keutamaan.

    Esensi keutamaan tersebut diwujudkan dalam praktik Rasulullah ﷺ sendiri, melalui pernyataan beliau bahwa bulan Sya’ban adalah bulan di mana amal ibadah manusia oleh para Malaikat dihadapkan di sisi Allah Ta’ala.

    Dan karena amal diangkat ke sisi Tuhan pada bulan Sya’ban, maka Rasulullah ﷺ menginginkan agar momen diangkatnya amal ibadah tersebut dalam kondisi beliau sedang mengerjakan kebaikan, maka beliau mengisinya dengan berpuasa. 

    Jama’ah shalat jum’at yang dirahmati Allah Ta’ala,

    Sebagaimana sering kita mendengar pemaparan terkait amalan di bulan Rajab, maka di bulan Sya’ban seperti sekarang, juga terdapat sejumlah amalan.

    Di antara amalan-amalan yang dianjurkan di bulan Sya’ban adalah:

    Pertama, melaksanakan puasa sunah bulan Sya’ban. Dari Aisyah RA ia berkata,

    كانَ رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يَصُومُ حتَّى نَقُولَ: لا يُفْطِرُ، ويُفْطِرُ حتَّى نَقُولَ: لا يَصُومُ، فَما رَأَيْتُ رَسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إلَّا رَمَضَانَ، وما رَأَيْتُهُ أكْثَرَ صِيَامًا منه في شَعْبَانَ

    “Rasulullah ﷺ biasa berpuasa sampai-sampai kami menyangka beliau tidak akan berbuka, dan beliau juga pernah tidak berpuasa sampai-sampai kami menyangka beliau tidak akan berpuasa lagi. Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak dari bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari-Muslim)

    Hadits ini menjelaskan tentang kebiasaan puasa Nabi Muhammad ﷺ. Beliau tidak terpaku pada satu pola puasa tertentu, namun fleksibel dalam menjalankan ibadah puasa. Beliau banyak berpuasa di bulan Sya’ban karena keutamaannya sebagai bulan di mana amal perbuatan diangkat ke hadapan Allah ﷻ.

    Kedua, membaca sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ. Sya’ban disebut sebagai bulan sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ karena ayat yang berisi perintah membaca selawat turun di bulan ini.

    اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

    “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. al-Ahzab: 56)

    Ayat ini menjelaskan tentang perintah Allah ﷻ kepada kita untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ. Allah memerintahkan hal ini sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan sebagai balasan atas nikmat serta karunia yang telah diberikan kepada kita.

    Syaikh ‘Izzuddin bin Abdussalam menjelaskan bahwa shalawat yang kita ucapkan bukanlah untuk memberikan syafaat kepada Nabi, melainkan sebagai bentuk ungkapan syukur dan penghormatan kita kepada beliau. Dengan bershalawat, kita berharap mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah ﷻ.

    Ketiga, memperbanyak membaca Al-Quran.

    Dalam sejumlah riwayat, bulan Sya’ban disebut sebagai bulan Al-Quran. Membaca Al-Quran memang dianjurkan setiap saat, namun lebih ditekankan untuk kita membacanya di waktu-waktu yang diberkahi.

    Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali berkata, “Telah diriwayatkan dari Anas RA yang berkata: ‘Ketika bulan Sya’ban tiba, kaum muslimin menyibukkan diri dengan membaca Al-Quran dan mengeluarkan zakat dari harta mereka untuk memperkuat orang-orang yang lemah serta miskin dalam menghadapi puasa Ramadhan.”

    Bulan Sya’ban waktu yang sangat baik untuk meningkatkan intensitas dalam membaca Al-Quran. Bulan Sya’ban juga menjadi waktu yang tepat untuk menyiapkan diri menyambut bulan Ramadhan dengan berbagai amal kebaikan, salah satunya adalah dengan memperbanyak membaca Al-Quran.

    Keempat, memperbanyak memohon ampunan kepada Allah ﷻ (istighfar).

    Istighfar termasuk salah satu amalan yang paling utama dan paling pantas dilakukan oleh kita, khususnya di waktu-waktu yang mulia seperti bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.

    وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى

    “Dan mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang ditentukan.” (Q.S. Hud ayat 3)

    Kelima, banyak berdoa kepada Allah ﷻ.

    Bulan Sya’ban adalah kesempatan yang sangat baik untuk kita bersegera melakukan kebaikan. Doa menjadi salah satu pintu terbesar untuk mendapatkan kebaikan.

    Doa adalah kunci kebutuhan, penenang bagi orang yang kekurangan, tempat berlindung bagi orang yang dalam kesulitan, dan jalan keluar bagi orang yang memiliki hajat. Allah Ta’ala telah memerintahkan kita untuk berdoa, sebagaimana firman-Nya:

    ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً

    “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan secara rahasia” (Q.S. Al-A’raf ayat 55)

    Rasulullah ﷺ telah memberikan kabar gembira kepada kita yang tidak segan-segan berdoa bahwa kita termasuk orang yang akan diberi rahmat. Beliau ﷺ bersabda,

    مَنْ فُتِحَ لَهُ مِنْكُمْ بَابُ الدُّعَاءِ فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الرَّحْمَةِ وَمَا سُئِلَ اللَّهُ شَيْئًا أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَنْ يُسْأَلَ الْعَافِيَةَ

    “Siapa yang dibukakan baginya pintu doa, maka akan dibukakan baginya pintu-pintu rahmat. Tidaklah Allah dimintai sesuatu yang lebih Dia senangi dari pada dimintai kesehatan (atau keselamatan)” (HR. at-Tirmizi)

    Inilah lima amalan untuk mengisi bulan Sya’ban. Mari kita lakukan dengan sebaik-sebaiknya. Kita latih diri kita sejak dini dalam melakukan kebaikan dan membiasakannya.

    Semoga Allah ﷻ anugerahkan keselamatan, kebaikan, pahala, dan syafaat kepada kita semua. Mari kita jadikan bulan Sya’ban ini sebagai momentum untuk memperbaiki dan mendekatkan diri kepada Allah ﷻ.

    أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا َوَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ والمسلمات إِنَّهُ هُوَ السَمِيْعُ العَلِيْم

    الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ؛ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً؛ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ؛ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ؛ اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَة؛ اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُلُوبِنَا، وَأَزْوَاجِنَا، وَذُرِّيَّاتِنَا، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعَمِكَ مُثْنِينَ بِهَا عَلَيْكَ، قَابِلِينَ لَهَا، وَأَتِمِمْهَا عَلَيْنَا؛ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ؛ اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ؛ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ؛ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ .رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ؛ وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    عِبَادَ اللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، ولذكر الله أكبر، وأقيموا الصلاة

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Bulan Sya’ban yang Sering Terlupakan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023