KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Fikih » Apa Saja Syarat Wajib dan Syarat Sah Puasa?

    Apa Saja Syarat Wajib dan Syarat Sah Puasa?

    BY 03 Feb 2026 Dilihat: 74 kali

    Para fuqaha’ (ulama ahli fikih) membuat klasifikasi syarat puasa menjadi dua, pertama, syarat wajib puasa, dan kedua, syarat sah puasa.

    Perbedaan syarat wajib dan syarat sah puasa adalah syarat sah harus dipenuhi bagi setiap umat Islam yang hendak berpuasa. Jika tidak dipenuhi, maka puasanya tidak sah. Sedangkah syarat wajib jika tidak terpenuhi, tidak lantas menjadikan puasa itu tidak sah. Lebih jelasnya, silakan diperhatikan rincian singkat berikut ini[1].

    Syarat Wajib Puasa

    Pertama, Islam.

    Kedua, Baligh.

      Baligh bisa diartikan  sampai. Maksudnya dia sudah sampai pada usia yang sudah dikenakan beban syari’at. Usia baligh bagi laki- laki ditandai dengan sudahnya mengalamai ihtilam (mimpi basah), sedangkan usia baligh bagi perempuan, ditandai dengan sudahnya dia mengalami haidh (menstruasi).

      Anak kecil yang belum baligh maka dia tidak dituntut untuk berpuasa, tetapi jika ingin dilatih berpuasa, maka hal tersebut diperbolehkan. Tentu dalam hal ini, orang tua harus melalui mempertimbangan kondisi anak tersebut.

      Ketiga, ‘Aqil (Berakal). Kondisi akalnya sehat atau waras. Sehingga orang gila tidak wajib puasa.

      Keempat, Mampu untuk berpuasa. Kriteria mampu untuk berpuasa mencakup kesehatan dan kekuatan jasmani, sedang mukim (menetap), tidak dalam kondisi safar (perjalanan jauh), atau tidak ada udzur syar’i seperti sakit, tua renta atau jompo.

      Orang sakit dan orang yang sedang safar mendapat keringanan tidak wajib berpuasa, tetapi wajib mengqadha’ puasa di hari lain di luar bulan Ramadhan sebanyak hari yang ia tinggalkan. Tetapi  jika ia ingin tetap berpuasa di bulan Ramadhan, maka tidak dilarang.

      Syarat Sah Puasa

      Pertama, Islam.

      Kedua, ‘Aqil (Berakal).

      Ketiga, Suci dari Haidh dan Nifas.

      Keempat, Memasuki waktu puasa. Sehingga tidak sah puasanya seseorang di hari larangan puasa seperti, Idul Fitri, Idul Adha, dan Hari Tasyriq.

      Ada dua poin yang sama dalam syarat wajib dan syarat sah puasa, yaitu Islam dan berakal. Tetapi yang perlu dipahami adalah, bahwa Islam sebagai syarat sah puasa berarti seseorang harus dalam kondisi beragama Islam ketika melaksanakan puasa.

      Jadi, kalau misalkan ada seorang yang bukan beragama Islam berpuasa Ramadhan, maka puasa yang ia lakukan tidak sah, atau seseorang yang murtad (keluar dari Islam) dan berpindah agama lain, kemudian ia tetap melaksanakan puasa Ramadhan, maka puasanya tidak sah. Adapun Islam sebagai syarat wajib menunjukkan kewajiban puasa bagi seorang Muslim yang sudah baligh.

      Sedangkan berakal sebagai syarat sah puasa, maksudnya adalah dalam keadaan mumayyiz (mampu membedakan mana baik dan buruk). Jika ada anak kecil belum baligh, tapi sudah mumayyiz, maka puasa yang ia lakukan sah. Berbeda hukumnya dengan anak kecil yang belum mumayyiz, atau mengalami gangguan jiwa, maka puasa yang ia lakukan tidak sah.


      [1] Al- Fiqh al- Muyassar, 3/ 29.

      Bagikan ke

      Belum ada komentar untuk Apa Saja Syarat Wajib dan Syarat Sah Puasa?

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *

      Popular News

      • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

        Dec 19, 2025
      • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

        Dec 11, 2025
      • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

        Jan 30, 2026
      • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

        Dec 14, 2025
      • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

        Dec 11, 2025

      Latest News

      *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

      Oct 04, 2023

      *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

      Oct 11, 2023

      Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

      Oct 11, 2023

      اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

      Oct 12, 2023

      Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

      Oct 14, 2023