
Dalam beribadah, rukun atau fardhu ibarat pondasi, sedangkan sunnah adalah penyempurna yang memperindah dan menambah pundi pahala. Setelah kita memahami 6 (enam) rukun wudhu yang wajib, Imam Abu Syuja’ dalam kitab Matn al-Ghayah wa at-Taqrib menejelaskan kepada kita terkait 10 (sepuluh) sunnah wudhu agar kualitas bersuci kita naik kelas.
Berikut adalah 10 sunnah wudhu sebagaiamana tersebut dalam kitab fikih Matan Abu Syuja’:
1. Membaca Basmalah (التَّسْمِيَةُ)
Memulai dengan menyebut nama Allah adalah kunci keberkahan. Imam Abu Syuja’ menempatkan At-Tasmiyah di urutan pertama sunnah wudhu.
2. Membasuh Kedua Telapak Tangan (غَسْلُ الْكَفَّيْنِ)
Dilakukan di awal sebelum memasukkan tangan ke dalam wadah air. Ini memastikan tangan kita dalam kondisi bersih sebelum menyentuh air wudhu lainnya.
3. Berkumur-kumur (الْمَضْمَضَةُ)
Membersihkan rongga mulut dari sisa makanan. Sunnah ini memastikan area lisan bersih sebelum kita menghadap Tuhan.
4. Menghirup Air ke Hidung (الِاسْتِنْشَاقُ)
Memasukkan air ke hidung lalu mengeluarkannya kembali. Secara medis, ini adalah teknik nasal irrigation alami yang sangat baik untuk kesehatan pernapasan.
5. Mengusap Seluruh Kepala (مَسْحُ جَمِيْعِ الرَّأْسِ)
Berbeda dengan rukun yang hanya mewajibkan sebagian, menyempurnakan usapan ke seluruh bagian kepala adalah sunnah yang sangat dianjurkan.
6. Mengusap Kedua Telinga (مَسْحُ الْأُذُنَيْنِ)
Mengusap bagian luar dan dalam telinga dengan air yang baru (bukan sisa mengusap kepala).
7. Menyela-nyela Jenggot yang Tebal (تَخْلِيْلُ اللِّحْيَةِ الْكَثِيْفَةِ)
Bagi yang memiliki jenggot lebat, pastikan air masuk hingga ke kulit dagu dengan cara menyela-nyelanya menggunakan jari.
8. Menyela-nyela Jari Tangan dan Kaki (تَخْلِيْلُ أَصَابِعِ الْيَدَيْنِ وَالرِّجْلَيْنِ)
Pastikan area sempit di antara jemari terbasahi dengan sempurna. Ini menjamin tidak ada bagian rukun yang terlewat.
9. Mendahulukan Bagian Kanan (تَقْدِيْمُ الْيُمْنَى عَلَى الْيُسْرَى)
Selalu mulai membasuh tangan dan kaki dari sebelah kanan terlebih dahulu sebelum kiri.
10. Bersuci Sebanyak Tiga Kali dan Berurutan (الطَّهَارَةُ ثَلَاثًا ثَلَاثًا وَالْمُوَالَاةُ)
Membasuh setiap bagian sebanyak tiga kali dan dilakukan secara bersambung (tanpa jeda lama antar anggota wudhu). Muwalat artinya melakukan basuhan anggota wudhu berikutnya sebelum anggota sebelumnya kering dalam kondisi cuaca dan suhu normal.
Menjalankan sunnah bukan sekadar mengejar pahala tambahan, tetapi juga bentuk kecintaan kita dalam meneladani detail Rasulullah ﷺ saat bersuci. Dengan mempraktikkan 10 poin di atas, wudhu kita bukan hanya sah, tapi juga indah.
Referensi:
Ahmad ibn al-Husain ibn Ahmad al-Asfhahani, Abu Syuja’. Matn al-Ghayah wa at-Taqrib, hal. 30-32.
DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]
JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]
Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]
SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]
Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]
*Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]
*Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]
Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]
اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]
Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]
Belum ada komentar untuk Sunnah-Sunnah Wudhu, Apa Saja Itu?