KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Fikih » Apa Saja Keutamaan Puasa Ramadhan?

    Apa Saja Keutamaan Puasa Ramadhan?

    BY 01 Mar 2026 Dilihat: 83 kali

    Untuk memahami urgensi ibadah ini secara mendalam, penting bagi kita untuk meninjau kembali landasan dasarnya. Pembahasan ini akan dimulai dengan membedah definisi puasa, baik secara etimologi maupun terminologi syariat, sebagai berikut.

    Definisi Puasa

      Kata puasa (yang dikenal dalam bahasa Indonesia yang baku) sebenarnya adalah kata yang diserap dari bahasa Kawi “upawasa”[1].

      Dalam KBBI, arti puasa adalah menghindari makan, minum, dan sebagainya dengan sengaja (terutama bertalian dengan keagamaan).

      Puasa dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah shiyām atau shaum. Secara bahasa shiyām bermakna imsāk, artinya menahan dan mencegah dari sesuatu[2].

      Secara istilah syari’at, puasa adalah menahan diri dari makan, minum, berhubungan suami- istri (jima’)dan hal- hal lain yang membatalkan puasa dengan niat ibadah kepada Allah sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari[3].

      Sehingga Puasa Ramadhan dapat didefinisikan: “menahan diri dari makan, minum, berhubungan suami- istri (jima’) dan hal- hal lain yang membatalkan puasa dengan niat ibadah kepada Allah sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari di bulan Ramadhan”.

      Keutamaan Puasa bagi Orang yang Mengerjakannya

      Syari’at Islam turun mengandung maslahat. Ibadah Puasa Ramadhan sebagai bagian dari rukun Islam memiliki fadhilah yang besar. Di antara fadhilah atau keutamaan puasa (shiyām) adalah sebagai berikut:

      • Puasa adalah washilah (perantara) menuju maqam takwa.

      Allah ﷻ telah menyatakan di dalam surat al- Baqarah ayat 183:

      يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

      “Hai orang- orang yang beriman telah diwajibkan bagi kamu sekalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan pula bagi orang- orang sebelum kamu supaya kamu sekalian bertakwa”

      • Puasa menjadi amalan yang akan memberikan syafa’at (pertolongan)di Hari Kiamat

      الصيامُ والقرآنُ يَشْفَعانِ للعبدِ، يقولُ الصيامُ : أَيْ رَبِّ ! إني مَنَعْتُهُ الطعامَ والشهواتِ بالنهارِ، فشَفِّعْنِي فيه، ويقولُ القرآنُ : مَنَعْتُهُ النومَ بالليلِ، فشَفِّعْنِي فيه ؛ فيَشْفَعَانِ

      “Puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaat (pembelaan) bagi seorang hamba di hari kiamat.

      Puasa berkata: ‘Wahai Rabbku, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafaat baginya.’

      Dan Al-Qur’an berkata: ‘Aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari (karena membacaku), maka izinkanlah aku memberi syafaat baginya.’ Maka keduanya pun memberi syafaat.” (H.R. Ahmad, no. 6626)

      • Puasa adalah penghalang dari siksa api neraka

      إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ ، يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

      “Sesungguhnya puasa itu perisai, seorang hamba bisa terlindung dari api neraka karena puasa tersebut” (H.R. Ahmad, no. 14669)

      • Puasa adalah penggugur dosa

      مَن صامَ رَمَضانَ إيمانًا واحْتِسابًا غُفِرَ له ما تَقَدَّمَ مِن ذَنْبِهِ

      “Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan yang sungguh- sungguh dan pengharapan (pahala dan ampunan dari Allah) niscaya diampuni dosa- dosanya yang telah lalu” (H.R. Bukhari, 2014., dan Muslim, 760.)

      • Puasa adalah amalan yang tak terbatas pahalanya

      كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى

      “Setiap amalan kebaikan manusia akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat ganjaran, hingga sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, “Kecuali puasa.  Pahala puasa adalah untuk- Ku. Dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia telah meninggalkan syahwat dan makannya karena- Ku.” (H.R. Bukhari, 1904., Muslim, 1151.)

                  Dalam kitab Majālis Syahr Ramadhān[4] disebutkan sebagai berikut:

      وَالصِّيَامُ صَبْرٌ عَلَى طَاعَةِ اللهِ, وَصَبْرٌ عن مَحَارِمِ اللهِ وَ صَبْرٌ عَلى أَقدَارِ اللهِ المُؤلِمَة من الجُوعِ و َالعَطَش وضَعفِ البَدن والنَّفسِ وَفَقَد اجْتَمَعَت فيه أنواع الصَّبرِ الثلاثة, وتحقق أن يكون الصائم من الصابرين, وقد قال الله تعالى: إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

      “Ibadah puasa mencakup sabar dalam ketaatan kepada Allah, sabar menahan diri dari hal- hal yang diharamkan Allah, dan sabar terhadap takdir Allah, seperti rasa lapar, haus, lemahnya fisik dan jiwa. Pada puasa, terkumpul tiga macam kesabaran ini. Sehingga orang yang puasa dapat mencapai derajat orang-orang yang sabar. Sementara Allah berfirman:

      إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

      “Sesungguhnya hanya orang-orang bersabar, yang mendapatkan pahala tanpa batas” (QS. Az-Zumar ayat 10)

      Referensi:

      [1] L. Mardiwarsito, dkk., Kamus Indonesia- Jawa Kuno (Kawi), (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan- Jakarta, 1992), Hal. 113.

      [2] Wahbah az- Zuhailī, Al- Fiqh Al- Islāmī wa Adillātuhu, (Dāar al- Fikr- Dimasyq (Damaskus), tanpa tahun), Juz 3/ Hal. 1616.

      [3] Al- Fiqh Al- Islāmī wa Adillātuhu, 3/ 1616., ‘Abdullāh at- Thayyār, Al- Fiqh Al- Muyassar, (Madār al- Wathan- Riyādh, 1433H/ 2012M), Cet. 2, Juz 3/ Hal. 11.

      [4] Muhammad ibn Shālih al- ‘Utsaimin, Majālis Syahr Ramadhān, (Dār ats- Tsurayyā- al- Mamlakah al- ‘Arabiyyah as- Su’ūdiyyah, 1424 H/ 2004 M), Hal. 16.

      Bagikan ke

      Belum ada komentar untuk Apa Saja Keutamaan Puasa Ramadhan?

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *

      Popular News

      • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

        Dec 19, 2025
      • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

        Dec 11, 2025
      • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

        Jan 30, 2026
      • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

        Dec 14, 2025
      • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

        Dec 11, 2025

      Latest News

      *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

      Oct 04, 2023

      *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

      Oct 11, 2023

      Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

      Oct 11, 2023

      اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

      Oct 12, 2023

      Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

      Oct 14, 2023