
Setelah membahas siwak sebagai sunnah pembuka, Imam Abu Syuja’ dalam kitab legendarisnya, Matn al-Ghayah wa at-Taqrib, langsung membawa kita pada inti bersuci, yakni fardhu wudhu atau rukun wudhu.
Sering kali sebagian orang menganggap wudhu hanyalah rutinitas sebelum shalat, padahal ada rukun-rukun yang jika satu saja terlewat, maka shalat kita tidak sah secara syariat.
Imam Abu Syuja’ merumuskan ada enam perkara yang menjadi rukun wudhu:
وَفُرُوْضُ الْوُضُوْءِ سِتَّةُ أَشْيَاءَ
“Dan fardhu wudhu itu ada enam perkara.”
Berikut adalah rinciannya agar wudhu kita tidak sekadar basah, tapi juga sah:
1. Niat (النِّيَّةُ)
Niat dilakukan tepat saat pertama kali membasuh wajah. Secara filosofis, niat adalah pembeda antara rutinitas mandi biasa dengan ibadah yang bernilai pahala.
2. Membasuh Wajah (غَسْلُ الْوَجْهِ)
Basuhan harus merata. Batasan wajah yang wajib dibasuh adalah antara tempat tumbuhnya rambut kepala hingga dagu secara vertikal, dan dari telinga ke telinga secara horizontal.
3. Membasuh Kedua Tangan sampai Siku (غَسْلُ الْيَدَيْنِ مَعَ الْمِرْفَقَيْنِ)
Bukan cuma telapak tangan, tapi harus sampai ke siku. Siku adalah batas minimal yang tidak boleh ada area kering sedikit pun di sana.
4. Mengusap Sebagian Kepala (وَمَسْحُ بَعْضِ الرَّأْسِ)
Cukup dengan membasahi tangan lalu mengusapkannya ke sebagian kecil kepala atau rambut yang masih berada di batas kepala.
5. Membasuh Kedua Kaki Hingga Mata Kaki (غَسْلُ الرِّجْلَيْنِ مَعَ الْكَعْبَيْنِ)
Area mata kaki sering kali terlewat. Pastikan air meresap ke sela-sela jari dan tumit, karena mata kaki adalah batas wajib dalam rukun ini.
6. Tertib (التَّرْتِيْبُ)
Wudhu harus dilakukan sesuai urutan yang disebutkan di atas. Kita tidak boleh mendahulukan kaki sebelum wajah. Urutan ini mencerminkan kedisiplinan seorang muslim dalam mengikuti instruksi syariat.
Memahami fardhu wudhu adalah langkah awal memastikan validitas ibadah harian kita.
Referensi:
Ahmad ibn al-Husain ibn Ahmad al-Asfhahani, Abu Syuja’. Matn al-Ghayah wa at-Taqrib. tahqiq: Majid al-Himawi, cet. 2, (Beirut: Dar Ibn Hazm, 1415 H/1994 M), hal. 29-30.
DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]
JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]
Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]
SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]
Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]
*Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]
*Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]
Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]
اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]
Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]
Belum ada komentar untuk Fardhu Wudhu: Rukun Wudhu dalam Kitab Matan Abu Syuja’