
Di dunia kedokteran modern, kanker dikenal sebagai salah satu penyakit paling kompleks, memakan biaya miliaran dolar setiap tahun. Namun, di balik hiruk pikuk dan kontroversi terapi konvensional mainstream seperti kemoterapi, ada satu bahan herbal yang sejak zaman Nabi ﷺ telah disebut memiliki khasiat besar yaitu Habbatus Sauda’ (Nigella Sativa) atau Jintan Hitam. Orang Arab juga biasa menyebutnya dengan nama habbatul barakah. Nabi ﷺ sendiri mengatakan,
الحَبَّةُ السَّوداءُ شِفاءٌ مِن كُلِّ داءٍ إلَّا السَّامَ، والسَّامُ: المَوتُ
Habbatus sauda’ adalah obat dari segala penyakit, kecuali as-sām, dan as-sām adalah kematian. (Hadis ini diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 5688), Muslim (no. 2215), at-Tirmidzi (no. 2041), an-Nasa’i dalam as-Sunan al-Kubra (no. 7578), Ibn Majah (no. 3447), dan Ahmad (no. 9473) — dan lafaz (redaksi hadis) yang disebutkan adalah milik Imam Ahmad)
Ibnul Qayyim dalam kitabnya aṭ-Ṭibb an-Nabawī menjelaskan hadis tersebut sebagai berikut,
وَهِيَ كَثِيرَةُ الْمَنَافِعِ جِدًّا، وَقَوْلُهُ: «شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ» ، مِثْلُ قَوْلِهِ تعالى: “تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّها” أي: كلّ شيء بقبل التَّدْمِيرَ وَنَظَائِرَهُ، وَهِيَ نَافِعَةٌ مِنْ جَمِيعِ الْأَمْرَاضِ الْبَارِدَةِ، وَتَدْخُلُ فِي الْأَمْرَاضِ الْحَارَّةِ الْيَابِسَةِ بِالْعَرَضِ، فَتُوَصِّلُ قُوَى الْأَدْوِيَةِ الْبَارِدَةِ الرَّطْبَةِ إِلَيْهَا بِسُرْعَةِ تَنْفِيذِهَا إِذَا أُخِذَ يَسِيرُهَا1
Ia (habbatus sauda’/jintan hitam) memiliki manfaat yang sangat banyak. Sabda Nabi: «obat bagi setiap penyakit» itu maknanya seperti firman Allah Ta‘ala:
تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّهَا
“yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya” (Al-Ahqāf ayat 25)
Maksudnya adalah: menghancurkan setiap sesuatu yang memang dapat dihancurkan, dan demikian pula ungkapan-ungkapan semisalnya.
Jintan hitam ini bermanfaat bagi semua penyakit yang bersifat dingin (al-amrāḍ al-bāridah), dan ia juga bisa masuk (berperan) dengan perantara pada penyakit yang panas dan kering (al-amrāḍ al-ḥārrāh al-yābisah), maka ia mengantarkan kekuatan obat-obatan yang bersifat dingin dan lembab ke bagian penyakit itu dengan cepat, karena daya penetrasinya yang kuat, apabila digunakan dalam kadar yang sedikit.
Yang juga menarik, Ibnu Hajar al Asqalani menukil perkataaan Syaikh Abū Muḥammad ibn Abī Jamrah berikut,
تَكَلَّمَ النَّاسُ فِي هَذَا الْحَدِيثِ وَخَصُّوا عُمُومَهُ وَرَدُّوهُ إِلَى قَوْلِ أَهْلِ الطِّبِّ وَالتَّجْرِبَةِ، وَلَا خَفَاءَ بِغَلَطِ قَائِلِ ذَلِكَ، لِأَنَّا إِذَا صَدَّقْنَا أَهْلَ الطِّبِّ – وَمَدَارُ عِلْمِهِمْ غَالِبًا إِنَّمَا هُوَ عَلَى التَّجْرِبَةِ الَّتِي بِنَاؤُهَا عَلَى ظَنٍّ غَالِبٍ – فَتَصْدِيقُ مَنْ لَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى أَوْلَى بِالْقَبُولِ مِنْ كَلَامِهِمْ
“Orang-orang telah membicarakan hadis ini, lalu mereka mengkhususkan keumumannya dan menolaknya dengan mengembalikannya kepada pendapat ahli kedokteran dan percobaan. Padahal tidak samar lagi kesalahan orang yang berkata demikian. Karena jika kita mempercayai ahli kedokteran -sedangkan dasar ilmu mereka pada umumnya hanyalah berdasarkan pengalaman yang dibangun di atas dugaan kuat- maka mempercayai orang yang tidak berbicara dari hawa nafsu (yakni Nabi ﷺ) lebih utama untuk diterima dari pada perkataan mereka.” (Fatḥ al-Bārī 10/145)
Bukti Klinis yang Terabaikan
Dalam tiga dekade terakhir, penelitian di berbagai negara Arab2 bahkan negara- negara barat, menemukan bahwa thymoquinone (TQ) yang merupakan senyawa aktif utama dalam Habbatus Sauda memiliki efek anti kanker yang kuat, di antaranya:
Kabar ini sebenarnya bisa diketahui lewat kanal berita3 seperti Iqraa dan Al Jazeera dan beberapa jurnal ilmiah dan karya ilmiah lainnya yang bisa diakses secara terbuka. Bahkan ada uji klinis yang menunjukkan hasil positif pada pasien pra-kanker ataupun kanker.4
Telah ditunjukkan oleh berbagai penelitian laboratorium bahwa habbatus sauda’ memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan kuman dan virus yang mematikan. Ia juga meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan kanker.
Saat ini, habbatus sauda’ digunakan dicampur dengan madu di salah satu institut terbesar di Amerika Serikat oleh Dr. Ahmad al-Qadhi dan Dr. Usamah Qandil dalam pengobatan kasus kanker dan AIDS stadium lanjut5.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Kings College, London, dan dipublikasikan pada tahun 1997, menunjukkan bahwa minyak habbatus sauda’ mengandung dua jenis minyak:
Para peneliti menegaskan bahwa minyak atsiri dari habbatus sauda’ efektif dalam mengurangi peradangan pada penyakit rheumatoid arthritis (radang sendi autoimun).
Penelitian di Kings College juga menegaskan kemampuan habbatus sauda’ dalam menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri, selain juga memiliki efek anti-inflamasi (anti-radang).
Namun, masih ada persoalan yang tersisa: sebagian penelitian berhenti di tahap pre-klinis (laboratorium), tahap uji manusia masih terbatas dan masih perlu dipublikasikan secara luas, dan beberapa riset belum dilanjutkan ke fase akhir secara maksimal.
Di sinilah muncul pertanyaan krusial: apakah karena keterbatasan ilmiah, ataukah ada faktor eksternal yang menahan laju riset ini?
10.21608/asejaiqjsae.2012.159402 ↩︎DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]
JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]
Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]
SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]
Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]
*Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]
*Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]
Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]
اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]
Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]
Belum ada komentar untuk Habbatus Sauda’ untuk Terapi Kanker: Efikasi, Potensi, dan Tantangan Aktual