KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Adab » Panduan Lengkap Dzikir Pagi & Petang

    Panduan Lengkap Dzikir Pagi & Petang

    BY 19 Jan 2026 Dilihat: 166 kali

    Dzikir pagi dan petang adalah ibadah yang sangat ditekankan dalam Islam. Ia bukan sekadar bacaan, tetapi juga sebagai “benteng” yang menjaga seorang Muslim dari berbagai gangguan dan marabahaya, serta menjadi penenang hati di tengah kesibukan mencari nafkah maupun ilmu. Dzikir adalah cara terbaik untuk mengundang keberkahan Allah Ta’ala ke dalam aktivitas kita.

    Berikut adalah urutan dzikir yang disusun secara sistematis berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan Hadits Nabi ﷺ.

    1. Membaca Ayat Kursi (1x)

    اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

    Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Q.S. al-Baqarah ayat 255)

    2. Membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, & An-Naas (Masing-masing 3x)

    Bacaan:

    • Surat Al-Ikhlas (Qul huwallahu ahad…)

    قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ (1)  ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ (2) لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ (3) وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ (4)

    1.  Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa.

    2.  Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

    3.  Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

    4.  dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

    • Surat Al-Falaq (Qul a’udzu birabbil falaq…)

    قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ (1) مِن شَرِّ مَا خَلَقَ (2) وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (3) وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِي ٱلۡعُقَدِ (4) وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (5)

    1.  Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

    2.  dari kejahatan makhluk-Nya,

    3.  dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

    4.  dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,

    5.  dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.

    • Surat An-Naas (Qul a’udzu birabbin naas…)

    قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ (1) مَلِكِ ٱلنَّاسِ (2) إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ (3) مِن شَرِّ ٱلۡوَسۡوَاسِ ٱلۡخَنَّاسِ (4) ٱلَّذِي يُوَسۡوِسُ فِي صُدُورِ ٱلنَّاسِ (5) مِنَ ٱلۡجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ (6)

    1.  Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

    2.  Raja manusia.

    3.  Sembahan manusia.

    4.  Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

    5.  yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

    6.  dari (golongan) jin dan manusia.

    3. Membaca Dzikir Masuk Waktu Pagi/Petang (1x)

    أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

    Artinya: “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kerajaan dan milik-Nya lah segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Tuhanku, aku mohon kepada-Mu kebaikan hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini dan keburukan sesudahnya. Wahai Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan buruknya masa tua. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur.”

    Jika sore hari, kata (أصبحنا) “Ashbahna” diganti (أمسينا)  “Amsayna”, dan (هذا اليوم) “Hadzal yaum” diganti (هذه الليلة)  “Hadzihil lailah” (HR. Muslim no. 2723)

    4. Doa Masuk Pagi/Sore (1x)

    اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

    Artinya: “Ya Allah, dengan rahmat-Mu kami memasuki waktu pagi, dengan rahmat-Mu kami memasuki waktu sore, dengan rahmat-Mu kami hidup, dengan rahmat-Mu kami mati, dan hanya kepada-Mu lah kami akan dibangkitkan.” (HR. at-Tirmidzi no. 3391)

    5. Sayyidul Istighfar (1x)

    اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

    Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi janjiku kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Karena tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.”

    Barang siapa membacanya di pagi hari dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum sore, maka ia masuk surga. (HR. Bukhari no. 6306)

    6. Persaksian Tauhid (4x)

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi ini mempersaksikan Engkau, malaikat pemikul ‘Arsy-Mu, malaikat-malaikat-Mu, dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada Tuhan selain Engkau, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.”

    Barang siapa membacanya 4 kali, maka Allah akan membebaskannya dari api neraka. (HR. Abu Daud no. 5069).

    7. Doa Syukur di Pagi Hari (1x)

    اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ

    Artinya: “Ya Allah, nikmat yang kuterima di pagi ini atau yang diterima oleh salah seorang dari makhluk-Mu, adalah hanya dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan syukur.”

    Barang siapa membacanya berarti ia telah menunaikan syukur harinya. (HR. Abu Daud no. 5073).

    8. Memohon Afiat (3x)

    اللَّهُمَّ عافِني في بَدَني، اللَّهُمَّ عافِني في سَمْعي، اللَّهُمَّ عافِني في بَصَري، لا إلهَ إلَّا أنتَ. اللَّهُمَّ إنِّي أعوذُ بكَ منَ الكُفرِ والفَقرِ، اللَّهُمَّ إنِّي أعوذُ بكَ من عَذابِ القَبرِ، لا إلهَ إلَّا أنتَ

    Artinya: “Ya Allah, sehatkanlah badanku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah, sehatkanlah penglihatanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Tuhan selain Engkau.” (HR. Abu Daud no. 5090)

    9. Hasbiyallahu (7x)

    حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

    Artinya: “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik ‘Arsy yang agung.”

    Siapa yang membacanya tujuh kali, Allah akan mencukupkan segala urusan dunia dan akhiratnya. (HR. Abu Daud no. 5081).

    10. Doa Perlindungan Menyeluruh (1x)

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aibku) dan tentramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, jagalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku. Aku berlindung dengan keagungan-Mu agar aku tidak disambar (dibinasakan) dari bawahku.” (HR. Abu Daud no. 5074 & Ibnu Majah no. 3871.)

    11. Doa Perlindungan dari Keburukan Diri & Setan (1x)

    اللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادةِ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ

    Artinya: “Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Pencipta langit dan bumi, Tuhan segala sesuatu dan Pemiliknya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan diriku dan dari keburukan setan serta ajakannya untuk mempersekutukan Allah.” (HR. Tirmidzi no. 3392)

    12. Doa Perlindungan dengan Nama Allah (3x)

    بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Artinya: “Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    Barang siapa membacanya tiga kali, maka tidak akan ada sesuatu yang membahayakannya. (HR. Abu Daud no. 5088).

    13. Keridhaan (3x)

    رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

    Artinya: “Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad ﷺ sebagai nabiku.”

    Keterangan: Allah berjanji akan meridhainya di hari kiamat. (HR. Tirmidzi no. 3389).

    14. Istighatsah (1x)

    يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

    Artinya: “Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh urusanku dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata.” (HR. an-Nasa’i, no. 10405)

    15. Dzikir Fitrah Islam (1x)

    أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ، وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ، وَعَلَى دِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

    Artinya: “Kami memasuki pagi hari di atas fitrah Islam, di atas kalimat ikhlas, di atas agama Nabi kami Muhammad ﷺ, dan di atas millah bapak kami Ibrahim yang hanif (lurus) lagi muslim, dan ia bukan termasuk orang-orang musyrik.” (HR. Ahmad no. 15360)

    16. Tasbih & Tahmid (100x)

    سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ

    Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”

    Keterangan: Menghapus dosa meskipun sebanyak buih di lautan. (HR. Bukhari no. 6405).

    17. Tahlil (100x)

    لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR. Bukhari no. 3293).

    18. Dzikir Jami’ (3x)

    سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

    Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, sebanyak jumlah makhluk-Nya, seridha diri-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya, dan sebanyak tinta kalimat-kalimat-Nya.”

    Keterangan: Dibaca tiga kali saat pagi. (HR. Muslim no. 2726).

    19. Memohon Ilmu & Rezeki (1x)

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal (baik), dan amal yang diterima.” (HR. Ibnu Majah no. 925).

    20. Perlindungan dari Keburukan Makhluk (3x)

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari keburukan makhluk yang diciptakan-Nya.” (HR. Muslim no. 2709).

    21. Istighfar (100x)

    أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

    Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”

    Keterangan: Rasulullah ﷺ beristighfar 100x sehari. (HR. Muslim no. 2702).

    22. Shalawat (10x)

    اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan berkah kepada Nabi kami Muhammad.”

    مَن صَلَّى عليَّ حين يُصبحُ عَشرًا، وحين يُمسي عَشرًا، أدرَكَته شَفاعَتي يَومَ القيامةِ

    “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku (Nabi Muhammad) di pagi hari sebanyak 10 kali, dan di sore hari sebanyak 10 kali, maka ia akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat kelak.” (HR. Thabrani, at-Targhib wa at-Tarhib, 1/261)


    Referensi:

    Al-Albani, M. N. (2007). Shahih At-Targhib wa At-Tarhib. Riyadh: Maktabah Al-Ma’arif.

    Al-Badr, A. R. (2015). Fiqh al-Ad’iyah wal Adzkar. Riyadh: Dar Ibnu Khuzaimah.

    Al-Haitami, N. A. (1994). Majma’ az-Zawa’id wa Manba’ al-Fawa’id. Kairo: Dar al-Rayan li al-Turath.

    Al-Qahthani, S. B. A. (2010). Hisnul Muslim: Min Adzkar al-Kitab wa al-Sunnah. Riyadh: Dar Al-Sumai’i.

    An-Nawawi, I. S. (2003). Al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalami Sayyid al-Abrar. Beirut: Dar al-Fikr al-Arabi.

    Baca Juga Artikel Berikut:
    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Panduan Lengkap Dzikir Pagi & Petang

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023