KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Khutbah Jum'at » Kemudahan akan Mengalahkan Kesulitan

    Kemudahan akan Mengalahkan Kesulitan

    BY 02 May 2024 Dilihat: 75 kali

    Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA.

    إِنَّ الحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُهُ، بَلَّغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى اْلأَمَانَةَ وَنَصَحَ اْلأُمَّةَ، وَجَاهَدَ فِيْ اللهِ حَقَّ جِهَادِهِ وَعَبْدُ رَبِّهِ مُخْلِصًا حَتَّى أَتَاهُ اْليَقِيْنُ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ؛ أَمَّا بَعْدُ؛ فَيَا عِبَادَ اللهِ! أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَد فَازَ المُتَّقُونَ؛ كَمَا قَالَ تَعَالى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا (70) يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا (71)

    Ma’asyiral muslimin a’azzakumullah,

    Setiap dari kita tentunya ingin selalu mendapatkan kebahagiaan dan keberuntungan dalam hidupnya. Namun tidak bisa kita ingkari bahwa kehidupan ini pasti mengalami dinamika, dan ini adalah bagian dari sunnatullah (ketetapan Allah). Terkadang kita mengalami kelapangan dan kemudahan, diliputi oleh rasa senang dan bahagia, tetapi terkadang kita juga mengalami kegelisahan dan kesulitan, diliputi oleh rasa rakut dan sedih. Allah ﷻ berfirman:

    وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

    “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”. (Q.S. Al Baqarah ayat 155)

    Allah akan benar-benar menguji hamba-Nya dengan sedikit rasa takut, kelaparan dan kekurangan harta karena kesulitan dalam mendapatkannya atau hilang sama sekali, kekurangan jiwa dengan terjadinya kematian atau mati syahid di jalan Allah, dengan berkurangnya buah-buahan, dan biji-bijian karena sedikitnya hasil panen atau rusak. Tetapi ada kabar gembira bagi orang-orang yang bersabar dalam menghadapi persoalan ini dan persoalan-persoalan yang serupa dengan sesuatu yang membahagiakan mereka dan menyenangkan mereka berupa kesudahan yang baik di dunia dan akhirat. (Tafsir Al Muyassar, 24 -dengan alih bahasa-)

    Ma’asyiral mukminin a’azzakumullah,

    Yang harus kita ketahui dan sadari, setiap kesulitan yang kita jumpai dan alami pasti ada solusi untuk mengubahnya menjadi mudah dan setiap permasalahan yang kita hadapi pasti ada solusi untuk memecahkan dan menyelesaikannya, karena setiap kesulitan ada masanya dan kesudahannya. Allah ﷻ berfirman secara tegas dan lugas:

    فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا  (5) إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا (6)

    “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Q.S. Al Insyirah ayat 5-6)

    Allah Ta’ala tegaskan dengan mengulangnya sebanyak dua kali dalam surat ini (Al Insyirah) bahwa di balik kesulitan pastii ada kemudahan. Kata مَعَ (Ma’a) pada ayat 5 dan 6 mengandung makna بَعْدَ (Ba’da) yang artinya setelah. Dikatakan demikian karena itu adalah isyarat bahwa sesungguhnya kemudahan itu datang dengan cepat (tidak lama) setelah adanya kesulitan, seakan ia membersamainya sebagai penghibur sekaligus penguat hati. Oleh karenanya, ketika ayat ini turun, Nabi ﷺ bersabda:

    أَبْشِرُوا قَدْ جَاءَكُمُ الْيُسْرُ لَنْ يَغْلِبَ عُسْرٌ يُسْرَيْنِ

    “Bergembiralah, sungguh telah datang kepada kalian kemudahan, satu kesulitan tidak mungkin mengalahkan dua kemudahan”

    Ayat ini memberikan isyarat bahwa sesungguhnya kemudahan itu akan mengalahkan kesulitan. Kesulitan yang dialami oleh orang beriman di dunia, pasti ada kemudahannya di dunia, sekaligus kemudahannya di akhirat. Kemudahan di dunia disebutkan pada ayat pertama (ayat 5), sedangkan kemudahan di akhirat disebutkan pada ayat berikutnya (ayat 6). (Hāsyiyah ash-Shāwī ‘alā Tafsīr al-Jalālain, 4/ 313-314, -dengan alih bahasa dan sedikit perubahan)

    Ma’asyiral muslimin a’azzakumullah,

    Kita harus bersyukur atas kabar gembira yang Allah ﷻ  berikan kepada kita karena tidak mungkin Allah ﷻ memberikan ujian yang tidak mampu ditanggung oleh hamba-Nya. Allah ﷻ berfirman:

     لَا يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْأَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لأَطَاقَةَ لَتَابِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْلَنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

    “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami pikul. Beri maaf kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” (Q.S. al-Baqarah ayat 286)

    Baginda Nabi Muhammad ﷺ juga bersabda:

    فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِشَيْءٍ فَأْتُوْا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ

    “Bila aku perintahkan kepada kalian untuk mengerjakan sesuatu, maka laksanakanlah semampu kalian.” (H.R. Bukhari, no. 7288, dan Muslim, no. 1337)

    Dengan demikian yang bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa dengan diiringi keyakinan, husnudzan, dan tawakkal yang tinggi kepada Allah Ta’ala. Allah ﷻ telah mengingatkan:

    وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا  (3)

    “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya (2) Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (3) (Q.S. ath-Thalaq ayat 2-3)

    Barangsiapa takut kepada Allah lalu dia melaksanakan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi apa yang Allah larang, niscaya Allah memberinya jalan keluar dari segala kesempitan.

    Allah memudahkan sebab-sebab rizki baginya dari arah yang tidak terbetik dalam pikirannya dan tidak pernah diduganya. Barangsiapa bertawakkal (berserah diri)  kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya dari segala apa yang membuatnya bersedih dalam seluruh urusannya. Sesungguhnya Allah menguasai urusan-Nya, tidak ada yang luput dari-Nya, dan tidak ada permintaan yang melemahkan-Nya. Sungguh Allah telah menetapkan waktu dan kadar bagi segala sesuatu -tidak lebih dan tidak kurang-. (Tafsir al-Muyassar, 558), (Tafsir as-Sa’dī, 8/ 1846) -dengan alih bahasa-)

    Allah sudah membuat batasan untuk segala sesuatu yang akan selesai pada batasnya. Kesusahan ada batasnya, kesenangan ada batasnya, masing-masing dari keduanya tidak kekal menimpa manusia. (al-Mukhtashar fī Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm, 558. -dengan alih bahasa-)

    اَقُوْلُ قَوْلِي هذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْم لِي وَلَكُمْ, اِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ

    Khutbah ke-2

    الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ؛ اَمَّا بَعْدُ: فَيَااَيُّهَاالنَّاسُ ! اِتَّقُوا اللهَ تَعَالىَ؛ إن اللهَ وملائكتَهُ يصلونَ على النبيِ يَا أيهَا الذينَ ءامَنوا صَلوا عليهِ وسَلّموا تَسْليمًا؛ اللّـهُم صَلّ على سيّدِنا محمدٍ وعلى ءالِ سيّدِنا محمدٍ كمَا صلّيتَ على سيّدِنا إبراهيمَ وعلى ءالِ سيّدِنا إبراهيم إنّكَ حميدٌ مجيدٌ؛ الَلهُم اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعوات؛ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ؛ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى؛ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ؛ وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ ومَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن؛ وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ؛ عِبَادَ اللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، ولذكر الله أكبر، وَأقيموا الصلاة!

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Kemudahan akan Mengalahkan Kesulitan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023