KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Khutbah Jum'at » IKHTIAR MENGGAPAI HUSNUL KHOTIMAH

    IKHTIAR MENGGAPAI HUSNUL KHOTIMAH

    BY 17 Apr 2026 Dilihat: 11 kali

    Penulis: Dr. Mustori Ahmad, Lc., M.S.I. (Ketua YPI Al Hikam Serang – Banten)

    إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

     يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

    يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءًۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَبِهٖ وَالْاَرْحَامَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

    أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الهُدَىٰ هُدَىٰ مُحَمَّدٍ صَلَّىٰ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ إِلَى آخِرِ الْحَدِيْثِ

    Jama’ah shalat jum’at yang dirahmati Allah Ta’ala:

    Setiap kita mendambakan akhir kehidupan yang baik, husnul khatimah, sebuah penutup hidup yang menjadi pintu menuju rahmat dan surga Allah. Namun, husnul khatimah tidak pernah hadir secara tiba-tiba. Ia bukan keberuntungan, bukan hadiah yang turun tanpa sebab, melainkan buah dari iman yang dijaga dan amal yang dilakukan secara istiqomah.

    Istiqomah berarti terus beriman, terus beramal, terus berjalan dalam ketaatan tanpa putus meski berat.

    Karena sesungguhnya istiqomah adalah mahkota bagi orang-orang yang teguh, dan salah satu karunia terbesar yang Allah berikan kepada hamba yang dicintai-Nya.

    Karena beratnya istiqomah, Allah dan Rasul-Nya mengajarkan kepada kita doa-doa khusus agar hati ini tidak tergelincir.

    Jama’ah shalat jum’at yang dirahmati Allah Ta’ala:

    Ada satu kisah agung yang diriwayatkan dari Sahabat Syahr bin Hawsyab. Suatu ketika ia bertanya kepada Ummu Salamah, salah satu istri Rasulullah ﷺ:

    يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ مَا كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا كَانَ عِنْدَكِ

    Wahai Ummul Mukminin, apa doa yang paling sering dipanjatkan Rasulullah ketika beliau berada di sisimu?”

    Pertanyaan sederhana, namun penuh makna. Ia ingin mengetahui apa yang menjadi perhatian utama seorang Nabi, manusia terbaik, maksum, yang hatinya dijaga Allah.

    Ummu Salamah pun menjawab:

    كَانَ أَكْثَرُ دُعَائِهِ: يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

    Doayang paling sering dibaca Nabi ﷺ  adalah: Ya Muqallibal Qulub, tsabbit qalbi‘ ala dinikWahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

    Sahabat nabi tersebut tidak berhenti sampai di situ; ia ingin tahu mengapa doa tersebut begitu sering dibaca oleh Rasululullah. Ummu Salamah pun bertanya kepada Rasulullah  ﷺ, dan beliau menjawab:

    يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّهُ لَيْسَ آدَمِيٌّ إِلَّا وَقَلْبُهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ، فَمَنْ شَاءَ أَقَامَ، وَمَنْ شَاءَ أَزَاغَ

    Wahai Ummu Salamah, tidak ada seorang pun anak Adam kecuali hatinya berada di antara dua jari dari jari-jari Allah. Siapa yang Allah kehendaki, Dia teguhkan. Dan siapa yang Dia kehendaki, Dia sesatkan.”

    Jama’ah shalat jum’at yang dirahmati Allah Ta’ala:

    Lihatlah, bagaimana seorang Nabi yang maksum, masih memohon keteguhan hati. Bagaimana dengan kita—umatnya, manusia biasa yang imannya naik turun, sering lalai, sering lemah, sering tergoda? Bukankah kita jauh lebih butuh untuk memohon agar hati ini tetap teguh?

    Jama’ah shalat jum’at yang dirahmati Allah Ta’ala:

    Kemudian Doa berikutnya diajarkan langsung oleh Allah melalui Al-Qur’an dalam surat Ali Imran ayat 8:

    رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

    Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau beri kami petunjuk. Karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu; sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” (QS. Ali Imran: 8)

    Selain sebagai sebuah lafadz doa, ayat ini adalah pengakuan bahwa hati manusia begitu rapuh.

    Betapa banyak orang yang dulunya shalat, puasa, bahkan haji, namun tergelincir berlahan oleh lingkungan, pekerjaan, pergaulan atau godaan, hingga akhirnya hilang dari jalan iman. Nau’dzu billahi min dzalik.

    Allah tahu kelemahan kita. Karena itu Allah mengajarkan doa tersebut agar kita diselamatkan dari penyimpangan setelah mendapat petunjuk.

    Rasulullah ﷺ, Nabi kita semua menegaskan satu kaidah penting tentang amal yang dicintai Allah ﷻ yaitu:

    أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

    Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang kontinu meskipun sedikit.” (HR. Muslim)

    Mengapa amal sedikit tapi rutin lebih dicintai Allah? Karena istiqomah melahirkan karakter. Ia membentuk keteguhan, kesabaran, dan penghambaan yang tulus.

    Amal yang dilakukan terus-menerus menunjukkan bahwa iman telah meresap hingga menjadi gaya hidup, bukan emosi sesaat.

    Istiqomah itu tidaklah mudah. Tetapi dari istiqomah-lah terbit cahaya iman yang stabil, akhlak yang lembut, dan jiwa yang tenang.

    Setiap kita ingin dicintai Allah. Maka salah satu jalannya adalah memiliki amal yang rutin.

    Bukan seberapa besar dan banyaknya amalan yang kita lakukan, tetapi rutinitas dan keikhlasanlah yang memiliki nilai yang besar.

    Istiqomah bukan sekadar kemampuan pribadi, tetapi karunia besar dari Allah. Karena itu, kita terus berdoa, memohon agar Allah ﷻ memberikan keteguhan iman.

    Rasulullah ﷺ  pernah menegur sahabat, yang melakukan amalan shalat malam kemudian ia tinggalkan. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah ﷺ  mengatakan:

    يا عبد الله، لا تكن مثل فلان كان يقوم الليل، فترك قيام الليل

    Wahai Abdullah, janganlah engkau menjadi seperti fulan! Ia dulu mengerjakan salat malam, lalu meninggalkan salat malam

    Jama’ah shalat jum’at yang dirahmati Allah Ta’ala:

    Kita berada di bulan Syawal. Belum genap satu bulan kita baru melewati bulan Ramadhan yang merupakan Syahrut tarbiyah bulan pendidikan. Jika di bulan Ramadhan kita terbiasa melakukan solat malam, maka setelah Ramadhan berlalu, seharusnya kita tidak berhenti shalat malam. Seharusnya shalat malam tetap terjaga walaupun tidak sebanyak di bulan Ramadhan, kita tetap menjaganya dengan istiqomah.

    Begitu juga membaca al-Qur’an, mungkin di antara kita ada yang mengkhatamkan al-Qur’an dua kali sampai tiga kali selama bulan Ramadhan kemarin. Maka setelah Ramadhan seharusnya tidak meninggalkan al-Qur’an secara total, kita masih baca al-Qur’an kalopun secara kuantitas tidak sebanyak di bulan Ramadhan, begitu juga dengan amalan-amalan yang lainnya.

    Untuk itu, mari kita berupaya untuk menjaga amalan-amalan kebaikan kita. Semoga Allah menjadikan kita hamba yang teguh, yang istiqomah hingga akhir, dan dikumpulkan dalam golongan orang-orang yang dicintai-Nya.

    أقُوْلُ قَوْلِي هَذَا َوَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ والمُسْلِمَاتِ إِنَّهُ هُوَ السَمِيْعُ العَلِيْم

    الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

    إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

    اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَة

    اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُلُوبِنَا، وَأَزْوَاجِنَا، وَذُرِّيَّاتِنَا، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعَمِكَ مُثْنِينَ بِهَا عَلَيْكَ، قَابِلِينَ لَهَا، وَأَتِمِمْهَا عَلَيْنَا

    اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك، ولا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا، وهب لنا من لدنك رحمة، إنك أنت الوهاب. اللهم اجعلنا من عبادك الصالحين، وثبت أقدامنا على طاعتك حتى نلقاك وأنت راضٍ عنا.

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

     وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، ولذكر الله أكبر، وأقيموا الصلاة

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk IKHTIAR MENGGAPAI HUSNUL KHOTIMAH

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023