KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Khutbah Jum'at » Keutamaan Doa

    Keutamaan Doa

    BY 17 Jul 2024 Dilihat: 123 kali

    Oleh: Adi Kurniawan, Lc.


    إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه؛ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيّدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن، أَمَّا بَعْدُ؛ فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ اْلمُتَّقُوْنَ، قَال الله تعالى: يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا (70) يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا  (71)  (سورة الأحزاب)

    Hadirin jamaáh shalat jumát yang dirahmati Allah ,

    Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah ﷻ yang sampai saat ini masih memberikan kita kenikmatan yang tidak terhitung jumlahnya dan tidak terukur besarnya, mulai dari nikmat iman, nikmat islam, nikmat sehat serta nikmat taufiknya sehingga kita dapat melangkahkan kaki kita ke tempat yang terbaik di muka bumi ini yaitu baitun min buyutillah rumah dari rumah-rumah Allah ﷻ, disebutkan dalam sebuah hadits yang sanadnya shahih dari sahabat Abdullah ibnu umar, Nabi ﷺ bersabda :

    خيرُ البِقَاعِ المساجدُ وَشَرُّ اْلبِقَاعِ اْلأَسْوَاقُ ( أخرجه ابن حبان والطبراني والحاكم )

    Artinya : sebaik-baik tempat adalah masjid dan seburuk-buruk tempat adalah pasar. (H.R. Ibnu Hibban, at-Thabrani, dan al-Hakim)

    Kenapa demikian? karena pasar merupakan tempat favoritnya setan dan salah satu tempat yang banyak terjadi di dalamnya kecurangan dan penipuan, berbeda halnya dengan masjid yang salalu disebutkan di dalamnya dzikir-dzikir dan asmaúllah sehinggah ia menjadi tempat yang terbaik di muka bumi ini.

    Di hari sayyidul ayyam ini marilah kita memperbanyak Shalawat kepada suri tauladan kita yaitu Nabi Muhammad ﷺ karena di hari ini kita disunnahkan memperbanyak shalawat, Rasulullah ﷺ bersabda :

    عن أوس بن أوس – رضي الله عنه – قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ اْلجُمُعَةِ، فَأَكْثِرُوْا عَلَيَّ مِنَ الصَّلَاةِ فِيْهِ، فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوْضَةٌ عَلَيَّ. (رواه أبو داود بإسناد صحيح).

    Artinya : sesungguhnya diantara hari-hari kalian yang paling utama adalah hari jumát maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku. ( H.R. Abu Daud dengan sanad yang shahih ).

    Tidak lupa khatib mengajak kepada diri khotib pribadi dan kepada para jamaáh shalat jumát Marilah kita selalu menjaga serta selalu meningkatkan takwa kita kepada Allah ﷺ dengan cara menjalankan perintah-perintahNYA sekuat kemampuan kita dan menjauhi dengan sungguh-sungguh segala bentuk larangan-Nya.

    Hadirin jamaáh shalat jumát yang dirahmati Allah ,

     Semua ibadah yang kita lakukan, baik ibadah-ibadah yang telah kita lakukan atau pun yang akan kita lakukan bertujaan agar kita mengingat Allah ﷻ apapun ibadah tersebut, seperti contoh ibadah shalat, Allah ﷻ berfirman :

    إِنَّنِيْ أَنَا اللهُ لَا إِلهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِيْ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِيْ (سورة طه : 14)

    Artinya: Sesungguhnya aku ini adalah Allah , tidak ada tuhan yang hak selain aku, maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingatku. (Q.S. Thaha: 14) 

    Akan tetapi kita sering lalai mengingat Allah ﷻ dalam shalat kita karena kita tidak khusyu’ dalam menjalankannya itu disebabkan diantaranya karena kita tidak memahami arti bacaan shalat kita, tidak memahami bacaan-bacaan doa yang kita baca di dalam shalat kita, sehingga shalat kita tidak banyak berbekas di dalam kehidupan kita, maka dari itu Nabi ﷺ berwasiat kepada Muadz bin Jabal agar tidak meninggalkan di setiap penghujung shalat fardhu atau setiap selesai shalat fardhu untuk mengucapkan doa :

    اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبِادَتِكَ

    Artinya: Ya Allah, tolonglah aku untuk senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah kepada-Mu dengan baik. (HR. Abu Daud dengan sanad yang shahih).

    Shalat secara bahasa adalah doa, doa bermakna permohonan hamba kepada Allah ﷻ untuk berkenan mendatangkan kebaikan bagi dirinya dan menyingkirkan keburukan dari dirinya, atau doa juga bisa bermakna ibadah yang kita kerjakan seperti ibadah shalat, puasa, shadaqoh dan ibadah yang lainnya sehingga dengan ibadah-ibadah tersebut yang kita lakukan Allah ﷻ berkenan menunaikan hajat kita serta menghindarkan kita dari bahaya, doa di dalam agama kita memiliki keutamaan yang agung, Rasulullah ﷺ bersabda :

    عن أبي هريرة رضي الله عنه، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ” لَيْسَ شَيْئٌ أَكْرَمَ عَلَى اللهِ سُبْحَانَهُ مِنَ الدُّعَاءِ” (أخرجه ابن ماجه والترمذي)

    Artinya : “Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah dibandingkan doa”.

    Dan di dalam hadits yang lain disebutkan, mungkin semua kita tahu hadist ini, Rasulullah ﷺ bersabda :

    عن النعمان بن بشير رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : “الدُّعَاءُ هُوَ اْلعِبَادَةُ”

    Artinya : “Doa adalah ibadah.” (H.R. Abu Daud dan Tirmidzi, Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini derajatnya Hasan).

    Tanpa keterangan dari hadits ini, kita sudah mengetahui bahwasanya doa adalah ibadah, namun Nabi ﷺ ingin memberikan penjelasan kepada kita semua, betapa pentingnya doa dan betapa agungnya ibadah doa bagi seorang muslim karena pada saat dia berdoa maka dia telah meniadakan kesombongan di dalam dirinya, dia tahu akan rendah dan hinanya dirinya dihadapan Allah ﷻ dan betapa butuhnya dia kepada Allah ﷻ.

    Akan tetapi banyak dari kita yang tidak mampu mengangkat kedua tangannya untuk berdoa dengan khusu’ merendahkan diri kepada Allah ﷻ diwaktu-waktu yang mustajab dan diantara waktu-waktu mustajab itu yaitu waktu antara adzan dan iqomah, waktu selesai shalat fardu ( di dalam sebuah pendapat), waktu sepertiga malam dan waktu antara khutbah pertama dan kedua saat khotib duduk, namun sangat sering kita dapati orang disekeliling kita kurang memperdulikan hal tersebut, ini merupakan sebuah bencana bagi dirinya, Rasul ﷺ bersabda :

    عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلّى الله عليه وسلم : “مَنْ لَمْ يَسْأَلِ اللهَ يَغْضَبْ عَلَيْهِ” (رواه ابن ماجه)

    Artinya : “Barang siapa yang tidak berdoa Kepada Allah , niscaya Allah akan murka padanya”.

    Kenapa demikian? karena dia tidak meminta kepada Allah ﷻ dan tidak merendahkan dirinya kepada Allah ﷻ.

    Di dalam hadits yang lain juga disebutkan, Rasulullah ﷺ bersabda :

    عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله ﷺ : إِنَّ أَعْجَزَ النَّاسِ مَنْ عَجَزَعَنِ الدُّعَاءِ وَإِنَّ أَبْخَلَ النَّاسِ مَنْ بَخِلَ بِالسَّلَامِ (رواه البيهقي)

    Artinya: Sesungguhnya manusia paling lemah adalah orang yang paling malas berdoa dan orang yang paling pelit adalah orang yang pelit memberikan salam. (H.R. Baihaqi)

    Al- imam Asy- Syafií berkata :

    أَتَهزَأُ بِالدُعَاءِ وَتَزدَريْه، وَمَا تَدْرِي بِمَا صَنَعَ الدُّعَاءُ، سِهَامُ اللَيْلِ لَا تُخْطِي وَلَكِن، لَها أَمَدٌ وَلِلأَمَدِ انْقِضَاءُ

    Artinya: Apakah engkau mengejek doa dan menyepelekannya? Tidakkah engkau tahu apa yang bisa diperbuat olehnya, Anak panah yang dilepaskan di malam hari tidak akan meleset, melainkan anak panah tersebut pada temponya akan mengena, dan setiap waktu selalu ada akhirnya.

    Mudah-mudahan dengan pahamnya kita tentang keutaaman doa, kita semakin rajin berdoa, para generasi salaf dalam masalah kecil pun mereka meminta kepada Allahﷻ di dalam doa mereka. Rasulullah ﷺ bersabda :

    عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : مَنْ سرَّه أَنْ يَسْتَجِيْبَ اللهُ لَهُ عِنْدَ الشَّدَائِدِ وَاْلكَرْبِ فَلْيُكْثِرِ الدُّعَاءَ فِيْ الرَّخَاءِ (أخرجه الترمذي).

    Artinya : Siapa yang suka doanya diijabah saat ia susah, saat ditimpah musibah maka hendaklah ia memperbanyak doa saat senang.

    أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذَا وَاَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ

    Khutbah Kedua


    أَحْمَدُ رَبِّي وَأَشْكُرُهُ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ نَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ؛ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ؛ اَمَّا بَعْدُ : فَيَااَ يُّهَاالنَّاسُ !! اِتَّقُوااللهَ تَعَالىَ. وَذَرُو الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ وَمَا بَطَن. وَحَافِظُوْا عَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمُعَةِ وَالْجَمَاعَةِ. وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ. وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ. فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا : ﴿اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا﴾ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ؛ اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ؛ اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُلُوبِنَا، وَأَزْوَاجِنَا، وَذُرِّيَّاتِنَا، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعَمِكَ مُثْنِينَ بِهَا عَلَيْكَ، قَابِلِينَ لَهَا، وَأَتِمِمْهَا عَلَيْنَا؛ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا؛ اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى، والتُّقَى، والعَفَافَ، والغِنَى؛ اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ؛ اللهمّ أحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ؛ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ؛ وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن؛ وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Keutamaan Doa

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023