KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Khutbah Jum'at » Ramadhan untuk Semua

    Ramadhan untuk Semua

    BY 20 Feb 2026 Dilihat: 143 kali

    الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ سَيِّدَ الشُّهُورِ، وَأَفَاضَ فِيهِ مِنَ الرَّحْمَةِ وَالنُّورِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، خَيْرُ مَنْ صَامَ وَقَامَ وَتَقَرَّبَ إِلَى الْمَوْلَى الْكَرِيمِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ وَمَنْ سَارَ عَلى نَهْجِهِ إِلَى الْيَوْمِ الْعَظِيْمِ، أَمَّا بَعْدُ؛ فَيَا عِبَادَ اللهِ! أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

    Hari ini kita masih berada di awal-awal bulan yang paling mulia dan diberkahi. Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga layaknya oasis di tengah padang pasir kehidupan yang melelahkan. Rasulullah ﷺ bersabda,


    قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ


    “Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian puasanya. Di dalamnya pintu-pintu langit dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup.”
    (HR. An-Nasa’i).

    Ini adalah waktu di mana pintu pahala dan ampunan dibuka besar-besaran. Maka, rugilah orang yang bertemu Ramadhan namun dosanya tidak terampuni karena ia lalai dan membiarkan waktu berlalu sia-sia.

    Nabi ﷺ bersabda tentang kisah Jibril yang menemui beliau saat naik mimbar sembari berkata:


    رغِم أنفُ امرئٍ أدرك رمضانَ فلم يُغفرْ له ، قُلْ : آمين، فقلتُ : آمين

    “Celaka dan merugilah seseorang yang mendapati bulan Ramadhan, namun (bulan itu berlalu) sebelum ia mendapatkan ampunan. (Malaikat Jibril berkata): ‘Katakanlah: Amin!’, maka aku (Rasulullah) pun mengucapkan: ‘Amin’.


    Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,


    Mungkin di dalam lubuk hati kita terdalam, terselip sebuah kegelisahan yang menyesakkan. Saat kita melihat masjid-masjid mulai penuh dengan lantunan Al-Qur’an dan barisan shalat Tarawih yang panjang, sebagian dari kita mungkin merasa “terasing” dari kemuliaan bulan ini.


    Ada di antara kita yang harus tetap berdiri tegak di balik etalase toko, melayani pembeli hingga larut malam. Ada saudara-saudara kita yang tangannya basah berjibaku dengan tumpukan piring di dapur restoran demi melayani mereka yang berbuka puasa. Ada pula para pedagang di pinggir jalan yang baru bisa bernafas lega saat dagangannya habis, tepat ketika jamaah masjid baru saja menyelesaikan salam terakhir shalat tarawihnya.


    Kita mungkin bergumam dalam lelah, “Apakah Ramadhan ini juga milikku? Bagaimana nasib ibadahku jika waktu dan tenagaku habis untuk mencari sesuap nasi?”


    Ketahuilah, saudaraku, bahwa Islam tidak pernah menyempitkan makna ibadah hanya pada dahi yang bersujud di atas sajadah masjid. Mencari nafkah yang halal dengan niat menjaga kehormatan diri dan keluarga adalah bagian dari ibadah, bahkan jihad yang agung. Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani:


    مَرَّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ، فَرَأَى أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ جَلَدِهِ وَنَشَاطِهِ، فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، لَوْ كَانَ هَذَا فِي سَبِيلِ اللهِ؟! فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى وَلَدِهِ صِغَارًا فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللهِ، وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى أَبَوَيْنِ شَيْخَيْنِ كَبِيرَيْنِ فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللهِ، وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى نَفْسِهِ يُعِفُّهَا فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللهِ، وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى رِيَاءً وَمُفَاخَرَةً فَهُوَ فِي سَبِيلِ الشَّيْطَانِ


    Suatu ketika, ada seorang laki-laki yang berjalan melewati Nabi ﷺ. Para sahabat melihat betapa kuat fisik orang tersebut dan betapa semangat ia bekerja. Lalu para sahabat berkata: ‘Wahai Rasulullah, andaikata kekuatan dan semangat orang ini digunakan untuk berjuang di jalan Allah (Jihad), alangkah baiknya.’


    Mendengar itu, Rasulullah ﷺ bersabda: ‘Jika ia keluar bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, maka ia berada di jalan Allah. Jika ia keluar bekerja untuk menghidupi kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia, maka ia berada di jalan Allah. Jika ia keluar bekerja untuk menjaga kehormatan dirinya (agar tidak meminta-minta), maka ia pun berada di jalan Allah.

    Namun, jika ia keluar bekerja hanya karena riya’ (ingin dipuji) dan kesombongan, maka barulah ia berada di jalan setan’.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jamul Kabir)


    Oleh karena itu, jangan pernah merasa rendah diri atau berputus asa dari rahmat Allah. Bagi kita yang saat ini sedang bertugas di jalanan, di gerai-gerai toko, atau di swalayan, di rumah sakit, di klinik, dan di manapun kita berada, jangan biarkan hati kita kosong. Jangan lupakan kewajiban sholat fardhu lima waktu. Jika kita tidak sempat berdiri dalam shalat Tarawih yang panjang, kita masih bisa membasahi lisan kita dengan zikir di sela-sela kesibukan kita mencari nafkah.


    Maka, jika kita baru sampai di rumah saat tengah malam dengan badan yang letih, kita upayakan agar jangan sampai kita tinggalkan malam itu tanpa penghambaan sama sekali. Luangkanlah waktu walau hanya sejenak untuk bersujud dua rakaat, lalu tutuplah dengan witir walau hanya satu rakaat. Nabi ﷺ bersabda:


    الوِترُ حقٌّ على كلِّ مسلمٍ، فمن أحبَّ أن يوترَ بخمسٍ فليفعَلْ ومن أحبَّ أن يوترَ بثلاثٍ فليفعل، ومن أحبَّ أن يوترَ بواحدةٍ فليفعَلْ


    “Witir itu adalah hak (dianjurkan) bagi setiap muslim. Barangsiapa yang ingin witir dengan lima rakaat, silakan dilakukan. Barangsiapa yang ingin witir dengan tiga rakaat, silakan dilakukan. Dan barangsiapa yang ingin witir dengan satu rakaat, maka silakan dilakukan.

    Kalau tidak bisa juga, maka kita tutup ketidakmampuan kita itu dengan membaca istighfar, karena membaca istighfar juga ibadah, ia adalah zikir, ia adalah pengakuan atas kekurangan diri kita, dan ia adalah permohonan ampun kita kepada Allah Ta’ala.


    Karena sungguh, ma’asyiral muslimin rahimakumullah, Allah Maha Melihat setiap peluh keringat dan ketulusan hati kita yang rindu akan ibadah, ikhlas dalam berzikir, meskipun dengan ucapan kalimat yang sederhana.


    Jamaah sekalian, kaum Muslimin a’azzakumullah,

    Mari kita jaga semangat ini. Jangan biarkan masjid ramai hanya di awal, lalu pindah ke pusat perbelanjaan di akhir bulan. Terlebih jika kita bisa pergi ke tempat-tempat belanja tanpa harus mengorbankan waktu kita untuk Isya’, tarawih dan witir berjama’ah di Masjid. Bagi yang memiliki kelapangan waktu, kita makmurkan masjid sebagai bentuk syukur atas nikmat waktu luang kita. Dan bagi yang sibuk, tetaplah hadirkan zikir kepada Allah di setiap langkah kerja kita.

    بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم


    الْحَمْدُ للهِ عَلَى إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إِلَى رِضْوَانِهِ؛ فَيَا عِبَادَ اللهِ! أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ

    Jamaah yang dimuliakan Allah,

    Jangan berputus asa dari rahmat Allah. Ramadhan adalah bulan kasih sayang, bukan bulan penghakiman. Jika hari ini kita hanya bisa membaca satu ayat Al-Qur’an di sela dagangan kita, bacalah dengan keikhlasan. Jika malam ini kita hanya bisa tarawih dua rakaat, hanya bisa witir satu rakaat sebelum tidur karena lelah, lakukanlah dengan mengharap rahmat dan ampunan Allah Ta’ala.

    Dan bagi kita yang bisa mengutamakan waktu untuk hadir di masjid demi sholat fardhu dan tarawih berjamaah, mari kita maksimalkan ibadah dan doa-doa kita tanpa meremehkan Muslim yang lain yang bisa jadi punya keinginan yang sama tetapi tidak mampu hadir karena tuntutan mencukupi nafkah.

    Bagi kita yang memiliki kelapangan harta, mari kita manfaatkan untuk sedekah, pemberdayaan, dan kebaikan lainnya.

    Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

    Ketakwaan juga berarti peduli pada keamanan sesama. Kita sadari ada anomali kenaikan kriminalitas saat Ramadhan. Maka, bagi saudara-saudara kita yang bertugas di institusi kepolisian dan keamanan, jadikan tugas patroli dan jaga anda sebagai ibadah dan jihad. Warga telah menunaikan kewajiban, membayar pajak, dan mereka berhak mendapatkan rasa aman di jalanan, perumahan, maupun saat menuju masjid.

    Tindaklah tegas para pelaku teror jalanan dan kejahatan yang tidak mengenal belas kasihan. Pembegalan, tawuran, balap liar, dan teror jalanan lainnya adalah kejahatan yang mengancam nyawa, harta, dan keselamatan masyarakat. Orang tua harus mengawasi anaknya, dan anak harus mematuhi nasehat baik orang tua.

    Dan perlu kita tegaskan, orang tua tidak layak membela anaknya yang berbuat salah, apalagi jika anak tersebut melakukan perbuatan yang mengancam keselamatan banyak orang. Para pelaku kriminal, meskipun dianggap masih di bawah umur menurut Undang-Undang juga harus mendapatkan hukuman berefek jera jika perbuatannya mengancam nyawa dan keselamatan orang lain.

    Ketegasan aparat keamanan dan penegak hukum dalam menjaga integritas adalah bentuk nyata dari pengabdian kepada Allah dan pelayanan kepada masyarakat. Dan bagi kita semua, mari kita tingkatkan kewaspadaan lingkungan, sinergitas antar elemen masyarakat, dan kepedulian sesama agar ibadah kita tetap tenang

    Ma’asyiral Muslimin yang dimuliakan Allah,


    Akhirnya, mari kita sadari bahwa sekuat apa pun keinginan kita, seluas apa pun waktu kita, sebanyak apapun harta dan uang kita, kita tidak akan mampu bersujud dan bersedekah tanpa taufik dan bimbingan dari Allah ﷻ.

    Kita memohon kepada Allah, semoga di tengah kesibukan mencari nafkah, Allah tetap membimbing hati kita untuk ingat dan beribadah secara maksimal kepada-Nya.

    Semoga Allah memberikan taufik-Nya agar kaki yang lelah ini masih diringankan untuk melangkah shalat, lisan yang kering ini tetap dibimbing untuk berzikir dan membaca Al-Quran, dan sisa usia kita bisa kita optimalkan untuk perbaikan diri dan bertaubat.

    Semoga Allah menyatukan antara keberkahan rizki yang kita cari dengan keberkahan ibadah yang kita jalani. Kita titipkan niat kita kepada Allah, agar Ramadhan tahun ini menjadi saksi bahwa kita adalah hamba yang terus berjuang, meski di sela-sela peluh dan debu jalanan.

    اللهم اجعل صيامنا فيه خالصًا لوجهك الكريم. قال الله سبحانه وتعالى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا. (سورة الأحزاب، آية: 56) اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، وعلى التابعين وعلى تابعي التابعين من تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، وعلينا معهم برحمتك يا أرحم الراحمين.

    اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات، إنك سميع قريب مجيب الدعوات، يا قاضي الحاجات ويا كافي المهمات. اللهم أصلح لنا ديننا الذي هو عصمة أمرنا، وَأَصْلح لنا دنيانا التي فيها معاشنا، وأصْلح لنا آخرتنا التي إليها معادنا، واجعل الحياة زيادة لنا في كل خير، واجعل الموت راحة لنا من كل شر؛

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار. وصلّى الله على سيدنا محمدٍ وعلى آله وصحبه أجمعين والحمد لله رب العالمين. عباد الله، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. (سورة النحل، آية:90) فاذكروا الله العظيم يذكركم، واسألوه من فضله يعطكم، وادعوه يستجب لكم، ولذكر الله أكبر. أقيموا الصلاة

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Ramadhan untuk Semua

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023