KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Khutbah Jum'at » Pintu Syurga yang Sering Dilalaikan

    Pintu Syurga yang Sering Dilalaikan

    BY 24 Sep 2024 Dilihat: 149 kali

    Oleh: Muhammad Fajri, Lc.

    الحمد لله، الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونغوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلله فلا هادي له. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن نبينا محمدا عبده ورسوله، أدى الأمانة ونصح للأمة فكشف الله به الغمة وجاهد في سبيله حتى أتاه اليقين وتركنا عل المحجة البيضاء أي الطريقة الواضحة وهي دين الإسلام ليلها كنهارها لا يزيغ عنها إلا هالك. اللهم صل وسلم وبارك على نبينا الكريم وعلى آله وصحبه ومن والاه. أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله، أوصيكم عباد الله وإياي بتقوى الله. فإنه تعالى قال في كتابه الكريم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (سورة آل عمران، آية: 102)  

    Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

    Sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala menjadikan orang tua kita sebagai sebab kehadiran kita di muka bumi.  Maka dengan sebab itulah Allah memerintahkan kita untuk berbakti kepada keduanya. Dan saking pentingnya perintah tersebut Allah sebutkan di dalam firmanNya setelah perintah beribadah kepadaNya

    Di dalam Al Qur’an surat Al-Isra ayat 23 Allah subhanahu wata’ala berfirman :

    ۞ وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعۡبُدُوۤا۟ إِلَّاۤ إِیَّاهُ وَبِٱلۡوَالِدَیۡنِ إِحۡسَـٰنًاۚ

    Artinya : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak”.

    Ini adalah dalil perintah yang wajib ditunaikan oleh seorang anak kepada kedua orang tuanya bahkan para ulama ushul fiqih mengatakan

    الأمر بالشيء نهي عن ضده

    Artinya : “Suatu perintah bermakna larangan untuk melakukan lawannya”.

    Maka termasuk makna berbakti kepada kedua orang tua adalah tidak mendurhakainya

    Untuk mengetahui suatu perbuatan apakah termasuk durhaka atau tidak maka sangat penting bagi kita untuk merujuk kepada Al Qur’an dan As-Sunnah serta bagaimana penjelasan para ulama terhadapnya

    Masih di ayat yang sama (Al-Isra ayat 23) Allah melanjutkan firman-Nya :

    إِمَّا یَبۡلُغَنَّ عِندَكَ ٱلۡكِبَرَ أَحَدُهُمَاۤ أَوۡ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَاۤ أُفࣲّ وَلَا تَنۡهَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلࣰا كَرِیمࣰا

    Artinya : “Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik”.

    Dalil di atas memberikan penjelasan akan larangan durhaka kepada kedua orang tua dan di dalamnya terdapat makna yang tersirat sebagaimana dijelaskan oleh ulama ushul fikih. Mereka memberikan penjelasan dengan sebuah kaedah :

    المسكوت عنه أولى من المنطوق به

    Yang tidak disebut lebih utama dari pada yang tertera (pada ayat diatas)

    Artinya perkataan ‘ah’ di dalam ayat merupakan dosa durhaka yang paling ringan sehingga yang tidak disebut di dalam ayat seperti memukul merupakan dosa durhaka yang lebih berat sehingga perlu kehati-hatian jangan sampai kita terjatuh dalam dosa-dosa durhaka kepada kedua orang tua –wal’iyadzu billah-

    Ma’asyiral mukminin arsyadakumullah,

    Selanjutnya dalam rangkan menjaga agar hubungan anak dan orang tua tidak retak maka Allah subhanahu wata’alaa mengajarkan kepada kita bagaimana bermu’amalah dengan benar ketika terjadi kedzaliman di sana.

    Allah berfirman di dalam surat Luqman ayat 5 :

    وَإِن جَـٰهَدَاكَ عَلَىٰۤ أَن تُشۡرِكَ بِی مَا لَیۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمࣱ فَلَا تُطِعۡهُمَاۖ وَصَاحِبۡهُمَا فِی ٱلدُّنۡیَا مَعۡرُوفࣰاۖ وَٱتَّبِعۡ سَبِیلَ مَنۡ أَنَابَ إِلَیَّۚ ثُمَّ إِلَیَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ

    Artinya : “Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempuyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau mentaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beri tahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”.

    Para ahli tafsir menjelaskan bahwa ketika orang tua mengajak kepada kesyirikan yang mana ia adalah dosa terbesar, namun bukan berarti ada kebolehan bagi anak untuk mendurhakai keduanya hanya karena ajakan tersebut melainkan tetap berhubungan baik kepada keduanya. Dan perintah Allah hanyalah tidak menta’tinya dalam perbuatan syirik bukan perintah durhakailah atau lawanlah kedua orang tuamu

    Di dalam Tafsir as-Sa’di dijelaskan :

    ولم يقل: “وإن جاهداك على أن تشرك بي ما ليس لك به علم فعقهما” بل قال: ﴿فَلَا تُطِعْهُمَا﴾ أي: بالشرك، وأما برهما، فاستمر عليه، ولهذا قال: ﴿وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا﴾ أي: صحبة إحسان إليهما بالمعروف، وأما اتباعهما وهما بحالة الكفر والمعاصي، فلا تتبعهما

    Artinya : Dan Dia (Allah) tidak mengatakan “ketika orang tuamu mengajakmu kepada kesyirikan maka durhakailah keduanya melaikan Dia (Allah) berfirman : janganlah engkau ta’ati kesyirikan itu. Adapun berbakti kepada keduanya tetap diperintahkan. Olehnya itu (pada ayat selanjutnya) Allah berfirman : dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, yakni bermuamalah dengan keduanya dengan baik. Adapun ajakan keduanya kepada kesyirikan maka janganlah dita’ati (Tafsir as Sa’di)

    Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

    Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa ketika orang tua mengajak kepada kesyirika dan kita dilarang untuk durhaka kepada keduanya maka sangat-sangat tidak dibenarkan perlakuan anak-anak zaman sekarang yang tidak mau berbakti kepada orang tuanya hanya karena ayahnya tidak menafkahi, ibunya tidak merawatnya, atau orang tuanya tidak membiayai pendidikannya atau tidak memberikan hibah, warisan dan lain-lain. Perlakuan anak-anak seperti itu telah jauh dari petunjuk Allah dan RasulNya.

    Bahkan kurang sholeh apa seorang Al Qomah radhiyallaahu ‘anhu, sahabat Nabi, shalat di belakang Nabi, berjuang bersama Nabi namun dipenghujung hayatnya nyaris wafat dalam kondisi su’ul khatimah hanya karena ia pernah menyakiti hati ibunya. Maka tentunya kita wajib berhati-hati jangan sampai setiap kali shalat lima waktu kita selalu berada di shaf terdepan namun hubungan kepada orang tua kita buruk, dan jangan sampai setiap ibadah qurban memanggil, kita menjadi orang pertama yang mendaftar namun kita selalu menyakiti kedua orang tua kita dan jangan sampai kita selalu lemah lembut kepada tetangga, teman kuliah, rekan kerja namun selalu berkata kasar kepada kedua orang tua wali’iyadzubillaah. Maka perbaikilah hubungan dengan kedua orang tua karena disanalah terdapat pintu syurga yang patut diraih

    Rasulullah ﷺ pernah bersabda:  

     الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

    Artinya : “Orang tua adalah pintu surga yang paling baik. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya.” (H.R. at-Tirmidzi).

    بارك الله لي ولكم في القرآن الكريم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم. أقول قولي هذا، وأستغفر الله لي ولكم ولسائر المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

    Khutbah Kedua

    الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ؛ اَمَّا بَعْدُ: فَيَااَ يُّهَاالنَّاسُ ! اِتَّقُوا اللهَ تَعَالىَ؛ فَقَالَ تَعَالىَ: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ ءَيُّهَاالَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا؛ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعوات؛ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ؛ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى؛ اللَّهُمُّ اُرْزُقْنَا الْفِقْهَ فِي الدِّينِ، وَالْتَمَسُّكَ بِالْكِتَابِ الْمُبِيْنِ، وَالْاِقْتِدَاءَ بِسَيِّدِ الْمُرْسَلِينَ، وَالسَّيْرَ عَلَى نَهْجِ أَسْلَافِنَا الصَّالِحِينَ، اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَاضِرَنَا خَيْرًا مِنْ مَاضِيِنَا، وَمُسْتَقْبَلَنَا خَيرًا مِنْ حَاضِرِنَا، وَاُكْتُبْ لَنَا الْعِزَّةَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي يَوْمِ الدِّينِ؛ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ؛ وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ ومَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن؛ وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ؛ عِبَادَ اللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، ولذكر الله أكبر، وَأَقِيمُوا الصَّلَاة!

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Pintu Syurga yang Sering Dilalaikan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023