KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Bahasa Arab » Ketua Umum MTM Sampaikan Taujih kepada Santri Ma’had Bilal bin Rabah dalam Agenda Baraim Visit

    Ketua Umum MTM Sampaikan Taujih kepada Santri Ma’had Bilal bin Rabah dalam Agenda Baraim Visit

    BY 09 Aug 2026 Dilihat: 42 kali

    Depok — Yayasan Mitra Tunas Mulia (MTM Foundation Indonesia) melalui program Baraim Visit melaksanakan kunjungan ke Ma’had Al-Qurro’ Bilal bin Rabah (BRB), Tapos, Depok, dalam rangka memperkenalkan Ma’had Dar El-Baraim beserta visi, program pendidikan, dan berbagai peluang pengembangan keilmuan bagi para santri.

    Kunjungan tersebut tidak hanya diisi dengan pemaparan mengenai profil dan program Ma’had Dar El-Baraim, tetapi juga menjadi momentum penguatan motivasi keilmuan bagi para santri BRB. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Yayasan Mitra Tunas Mulia (MTM Foundation Indonesia), Ahla Kembara, B.Sh., M.S.I., turut menyampaikan taujih kepada para santri.

    Taujih tersebut disampaikan atas amanah Mudir Ma’had Al-Qurro’ Bilal bin Rabah, Ustadz Fadhla Faya, Lc., M.Ag., yang meminta Ahla untuk menyampaikan pesan dan motivasi kepada para santri.

    Bahasa Arab sebagai Bekal Utama Penuntut Ilmu

    Dalam taujihnya, Ahla mengangkat tema keutamaan mempelajari Bahasa Arab. Menurutnya, Bahasa Arab tidak semestinya dipandang hanya sebagai salah satu mata pelajaran di lingkungan pesantren atau ma’had, tetapi sebagai salah satu instrumen penting bagi seorang Muslim untuk mendalami sumber-sumber utama ajaran Islam.

    Ahla mengutip sebuah atsar yang dinisbatkan kepada Amirul Mukminin Sayyidina Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu:

    «تَعَلَّمُوا الْعَرَبِيَّةَ فَإِنَّهَا تُثَبِّتُ الْعَقْلَ وَتَزِيدُ فِي الْمُرُوءَةِ»

    “Pelajarilah Bahasa Arab, karena ia menguatkan akal dan menambah muru’ah (wibawa dan kehormatan).”

    Ia menjelaskan bahwa pesan tersebut memberikan gambaran bahwa belajar Bahasa Arab memiliki dimensi yang lebih luas dari pada sekadar kemampuan membaca atau berbicara. Bahasa merupakan instrumen berpikir, dan bagi seorang penuntut ilmu Islam, penguasaan Bahasa Arab menjadi salah satu jalan untuk berinteraksi secara lebih dekat dengan sumber-sumber keislaman.

    Pesan Khalifah Umar bin Khatthab tersebut juga dikuatkan dengan firman Allah Ta’ala:

    إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

    “Sesungguhnya Kami menurunkannya sebagai Al-Qur’an yang berbahasa Arab agar kalian memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

    Menurut Ahla, ayat tersebut menunjukkan eratnya hubungan antara Bahasa Arab dan proses memahami wahyu. Karena itu, santri yang memiliki kesempatan untuk mempelajari Bahasa Arab secara serius hendaknya menjadikannya sebagai investasi keilmuan untuk jangka panjang.

    “Bahasa Arab jangan hanya dipandang sebagai pelajaran yang harus diselesaikan. Jadikan Bahasa Arab sebagai kunci. Karena Bahasa Arab adalah miftāḥu fahmi dīninā al-Islām, wa miftāḥu fahmi kalāmillāhi Ta‘ālā wa sunnati nabiyyihil muṣṭafā—kunci untuk memahami agama Islam, serta kunci untuk memahami firman Allah Ta‘ala dan sunnah Nabi-Nya yang terpilih. Semakin baik penguasaan Bahasa Arab, semakin luas pula khazanah keilmuan dan wawasan yang dapat kita akses,” pesan alumnus LIPIA-IMSIU tersebut kepada para santri.

    Di penghujung taujih, Ahla memotivasi para santri bahwa mempelajari Bahasa Arab dan Al-Qur’an tidak semata-mata dipersiapkan untuk menjadi guru ngaji atau pengajar agama. Apa pun cita-cita dan pilihan profesi di masa depan, Bahasa Arab dan Al-Qur’an tetap menjadi bekal yang relevan dan tidak akan pernah kehilangan nilainya.

    “Kita tetap bisa menjadi pengajar, guru ngaji, atau guru Bahasa Arab, meskipun pada saat yang sama kita memilih menjadi wirausahawan, pengusaha, petani, peternak, atau menekuni profesi apa pun. Karena belajar agama tidak berarti membatasi pilihan profesi, justru menjadi bekal agar apa pun profesi yang kita jalani tetap memiliki nilai dan arah,” pungkasnya.

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Ketua Umum MTM Sampaikan Taujih kepada Santri Ma’had Bilal bin Rabah dalam Agenda Baraim Visit

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023