
Oleh: Lukman Khalid Basyarahil
Kali ini kita akan sedikit membahas dan menyampaikan pesan Al- Qur’an dan Al Hadits tentang keutamaan mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib (baik). Artinya Allah Ta’ala dan Rasul- Nya tidak hanya memerintahkan makan dan minum yang halal saja, namun juga makanan dan minum itu terbukti kemanfaatan dan kemaslahatannya secara bentuk maupun prosesnya. Sebab makanan dan minuman yang halal dan baik mengandung dampak yang besar terhadap kualitas kesehatan sorang mukmin secara jasmaniah dan ruhaniah. Allah Ta’ala berfirman dalam Surat Al- Baqarah, ayat 168 :
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu”
Perintah Allah Ta’ala kepada manusia ini bermuatan beberapa hal yang sangat penting, di antaranya adalah perintah mengonsumsi apa saja yang diciptakan Allah Ta’ala dengan memilah dan memilih yang halal dan baik. Juga larangan mengikuti langkah- langkah atau bujukan setan yang selalu manusia agar mengonsumsi makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia.
Lebih dari itu Islam juga memberikan rambu- rambu yang sangat jelas melalui keteladanan Rasulullah ﷺ sebelum dan pada saat makan minum, maupun sesudahnya. Sebab salah satu penyebab gangguan dan rusaknya kesehatan akibat tata cara atau adab yang tidak tepat dalam aktivitas mengonsumsi makanan dan minuman. Sehingga makanan yang halal dan baik benar- benar dirasakan manfaatnya untuk mengarungi kehidupan.
Sebagaimana peringatan dan Rasulullah ﷺ dalam sebuah hadits sahih yang diriwayatkan Imam Ahmad, At Tirmidi, An Nasa’i, Ibnu Majah:
مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ
“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk yaitu perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk bernafas”
Telah cukup jelas makanan dan minuman yang halal, namun tidak semuanya baik bagi kesehatan manusia sesuai dengan kualitas, jenis dan kemanfaatannya. Untuk itu diperlukan kehati-hatian memilah dan memilih makanan dan minuman untuk kita dan keluarga kita. Adapun tak kalah pentingnya adalah mengikuti tuntunan syariat atau meneladani adab makan dan minum yang dicontohkan Rasulullah ﷺ. Sebab kendati makanan halal dan baik, namun tata caranya tidak tepat juga bisa membahayakan kesehatan kita. Sebagaimana yang kita saksikan selama ini bahwa kekeliruan tata cara makan dan minum berdampak terganggunya fungsi organ dan kesehatan bahkan sampai berkepanjangan.
Imam an- Nawawi rahimahullah berpesan:
مع أن قلة الأكل من محاسن أخلاق الرجل ، وكثرة الأكل بضده
“Sedikit makan merupakan kemuliaan akhlak seseorang dan banyak makan adalah lawannya.”
Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:
لان الشبع يثقل البدن، ويقسي القلب، ويزيل الفطنة، ويجلب النوم، ويضعف عن العبادة
“Karena kekenyangan (memuaskan nafsu perut dan mulut) membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah.”
Rasulullah ﷺ bersabda: “Sumber dari segala penyakit adalah perut, perut adalah gudang penyakit dan berpuasa itu obat” (H.R. Muslim)
Berkaitan dengan adab makan dan minum berikut beberapa tuntutunan syariat, yang Insyaallah bermanfaat dalam kehidupan kita. Sehingga dengan menjaga amalan ini, Insyaallah kita dihindarkan dari berbagai hal yang dapat menggangu dan atau merusak kesehatan kita. Di antara tuntunan syariat yang kami sarikan dari Al- Qur’an dan As- Sunnah serta penjelasan para ulama antara lain :
DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]
Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]
JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]
SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]
Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]
*Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]
*Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]
Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]
اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]
Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]
Belum ada komentar untuk Makan, Minum, dan Kesehatan Perut