KATEGORI
  • Adab
  • Ahwal Syakhshiyyah
  • Akidah
  • Bahasa Arab
  • Fikih
  • Fikih Madzhab
  • Fikih Muamalah
  • Galeri Jum'at
  • Hadits
  • Kabar
  • Keindonesiaan
  • Khutbah 'Ied
  • Khutbah Gerhana
  • Khutbah Jum'at
  • Konsultasi
  • Muhasabah
  • Pemikiran Islam
  • Semarak Idul Adha
  • Semarak Idul Fitri
  • Tadabbur Quran
  • Tafsir
  • Tajwid & Tahsin
  • Tazkiyatun Nafs
  • Thibbun Nabawi
  • Tsaqafah
  • Uncategorized
  • Ushul Fikih
  • Beranda » Ushul Fikih » Navigasi Akal: Memetakan Cara Kita Mengetahui Sesuatu

    Navigasi Akal: Memetakan Cara Kita Mengetahui Sesuatu

    BY 18 Dec 2025 Dilihat: 153 kali

    حُصُولُ صُورَةِ الشَّيءِ فِي الْعَقْلِ  

    Kedua, Tahsdiq: Di sini kita mulai kasih vonis atau hukum. Misal: “Kopi ini pahit.” Di sinilah akal mulai menghubungkan antara gambaran tadi dengan kenyataan. Definisi lengkapnya tashdiq itu:

    حصول صورة الشيء في العقل مع الحكم عليه بالنفي أو الإثبات

    Kadar Akurasi Akal: Kita Ada di Level Mana?

    Kita kayaknya juga menyadari, bahwa nggak semua gambaran yang mampir di otak punya kualitas kebenaran yang sama. Untuk memudahkan, mari kita gunakan perumpamaan, misalnya: Seseorang sedang melihat benda dari posisi dia sedang berada. Ini dia tingkatannya:

    Macam Ilmu Masuk ke Otak Berdasarkan Caranya

    • Ilmu Dharuri, yaitu pengetahuan yang sifatnya spontan atau aksiomatik. Dia diterima sebagai kebenaran tanpa perlu dibuktikan, atau nggak perlu mikir keras buat tahu kalau api itu panas atau satu itu setengahnya dua.
    • Ilmu Nazhari atau Ilmu Kasbi. Kalau ini pengetahuan yang butuh proses “ngopi” dan mikir dalem. Perlu analisa, riset, dan dalil kuat sebelum kita bisa narik kesimpulan. Contoh: Kalau ada pejabat bilang banjir dan tanah longsor itu gara-gara kita masih suka minum kopi dan makan gorengan, akal kita nggak bakal langsung nerima gitu aja. Itu bukan ilmu Dharuri. Kita butuh riset lingkungan dan bukti valid buat ngebuktiin bener-nggaknya klaim itu. Itulah proses Nazhari. Nah, ilmu nazhari ini yang melatih kita untuk kritis.

    Ilmu vs Ma’rifah

    Closing Statement

    Kita tau kan ya, bahwa dunia yang sudah tua ini penuh informasi yang tumpang tindih. Maka dari itu, kalau kita baru di level dzann, jangan gaya-gayaan kayak level yakin. Nggak usah overclaim. Dan yang paling penting, sebisa mungkin hindari jahl murakkab alias sok tahu padahal keliru dan nggak ngerti kalau dia itu keliru.

    So, mari terus belajar dan berhati-hati. Kalau ada kesalahan, kita perbaiki. Namanya juga manusia, pasti ada salahnya. Yang penting kita mau fair, salah ya kita benerin dan perbaiki, gitu aja. Tingkatkan kapasitas diri, kumpul sama orang-orang baik dan pinter yang bisa ngasih pengaruh positif, dan jauhi lingkungan yang toxic.

    Stay kritis, stay rasional, keep calm!

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk Navigasi Akal: Memetakan Cara Kita Mengetahui Sesuatu

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Popular News

    • DEPOK — Masjid Nurul Iman PHI yang terletak di Jl. Haji Dimun Raya, Sukamaju, Cilodong, Kamis siang bakda Dzuhur (18/12/2025) dipenuhi suasana hangat dan antusias saat pengajian rutin kitab Al-Adab Al-Mufrad digelar. Kegiatan kali ini dihadiri tamu istimewa dari Timur Tengah, yaitu Dukturoh Huda Mahjub, pengajar asal Sudan sekaligus akademisi yang pernah mengajar di King […]

      Dec 19, 2025
    • Bandar Lampung akan menjadi saksi pertemuan para pakar dan praktisi bahasa Arab dari Mesir dan Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025 bertepatan dengan 1 Rajab 1447, Institut Agama Islam Darul Fattah (INDAFA) Lampung akan membuka pintunya dan menjadi tuan rumah untuk Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “تكامل التراث والتقنية في خدمة اللغة العربية” (Integrasi […]

      Dec 11, 2025
    • JAKARTA – Khazanah keilmuan Islam di Lampung akan segera mendapat tambahan energi baru yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton kitab turats dari berbagai disiplin ilmu meluncur dari jantung ibu kota menuju Bumi Ruwa Jurai. Langkah mulia ini diinisiasi oleh Pembina Yayasan L-DATA (Lembaga Dakwah dan Taklim) Jakarta, K.H. Dr. Muhammad Yusuf Harun, […]

      Jan 30, 2026
    • SOLO/JAKARTA – Sebuah inisiatif mulia kembali diluncurkan untuk memfasilitasi umat Islam dalam menuntut ilmu syar’i. Hudaya Safari Jateng (Jawa Tengah), sebuah biro perjalanan yang berfokus pada layanan Umroh dan Haji yang amanah, berkolaborasi dengan Ahla Institute menyelenggarakan program pengajian Bahasa Arab intensif secara daring (online). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. […]

      Dec 14, 2025
    • Penulis: Ahla Kembara, B.Sh., MA. (Alumnus Fakultas Syariah LIPIA-IMSIU) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ؛ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا […]

      Dec 11, 2025

    Latest News

    *Ditulis oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakutas […]

    Oct 04, 2023

    *Oleh: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh., MA. (Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syari’ah IAI Al Ghurabaa […]

    Oct 11, 2023

    Tak kenal, maka ta’aruf. Tak kenal maka kenalan. Apakah Ramadhan itu? Mungkin, sebagian orang sekadar tahu bahwa Ramadhan adalah bulan […]

    Oct 11, 2023

    اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْد، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ […]

    Oct 12, 2023

    Penulis: Ahla Kembara, S.Pd., B.Sh, MA. (Founder AHLA Institute, Dosen Muta’awin Qism I’dad Lughowi LIPIA Jakarta & Dosen Fakultas Syariah […]

    Oct 14, 2023